Kakanwil Kemenagsu: Sinergitas Kunci Sukses Pelaksanaan Haji 1443H

Kakanwil Kemenag Sumut Drs.Abd Amri Siregar saat membuka Bimtek petugas penyelenggara indah haji Sumut

KBRN,Gunungsitoli: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Abd. Amri Siregar, M.Ag membuka secara resmi Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Terintegarasi dengan Kesehatan dan Bimbingan Teknis Petugas Haji Daerah Tahun 1443 H/2022 M di Asrama Haji Medan, Jumat (20/05/2022)

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenagsu meminta para petugas untuk melayani jemaah haji dengan sepenuh hati. Mengingat dua tahun sebelumnya tidak ada keberangkatan, tentu menjadi tantangan bagi petugas haji tahun ini. Namun Kakanwil Kemenagsu yakin, tahun ini justru lebih baik.

“Tahun ini menjadi tantangan baru bagi kita mengingat banyaknya perubahan yang signifikan terkait manajemen penyelenggaraan haji. Namun kita patut bersyukur bahwa tahun ini kita kembali menyelenggarakannya. Untuk itu, saya meminta kepada kita semua dengan sepenuh hati dan sikap profesionalitas kita, jemaah haji dapat terlayani dengan baik,” ungkap Kakanwil dilansir dari Humas Kemenag Sumut.

Kakanwil Kemenagsu juga mengatakan tujuan penyelenggaraan ibadah Haji adalah pembinaan, pelayanan, perlindungan, kemandirian, dan ketahanan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, butuh sinergitas dan kerja sama solid dan sentuhan terampil dari petugas haji.

“Dua hal yang harus kita perhatikan saat pelaksanaan ibadah Haji, yaitu hal yang bersifat sakral yakni peribadatan seperti syarat, rukun, sunnah, dll. kemudian satu hal lagi adalah manajemen haji. Kedua hal tersebut harus dapat dikerjakan tentu dengan keterampilan dan pelayanan kita. Itulah yang disebut dengan kloter, di mana di dalamnya terdapat Karum, Karom, TPHI, TPIHI, dokter, perawat, dan PHD. Mari kita bahu membahu untuk memberi kesan baik dari jemaah kita,” lanjut Kakanwil.

Kakanwil Kemenagsu juga berpesan agar seluruh petugas bertanggung jawab sesuai tupoksi masing-masing. Kakanwil juga meminta untuk teliti dan paham dengan regulasi dan aturan yang berlaku baik di dalam negeri maupun saat berada di Arab Saudi.

“Dengan regulasi yang mengalami perubahan dan aturan yang berbeda antara negara kita dan Saudi, tentu diperlukan pemahaman dan ketelitian kita sebagai petugas. Bimbing dan arahkan jemaah haji dengan baik sehingga proses ibadah yang dilaksanakan tidak mengalami hal-hal yang menyebabkan terganggunya proses ibadah jemaah. Maka saya tekankan kepada kita harus teliti dan paham dengan segala regulasi dan aturan,” tegas Kakanwil.

Kegiatan Bimtek juga dihadiri Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenagsu H. Zulfan Efendi, S.Ag, M.Si, Biro Kesejahteraan Rakyat Prov. Sumut, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kepala KKP Belawan, Kepala UPT. Asrama Haji Medan, dan pejabat di lingkungan Kanwil Kemenagsu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar