1 Orang Warga Binaan Lapas Gunungsitoli Terima Remisi Khusus Waisak 2022

Kalapas Gunungsitoli Efendi Yulianto saat menyerahkan SK Menkumham RI terkait remisi Waisak kepada WBP beragama Buddha di lapas Gunungsitoli

KBRN,Gunungsitoli: Pada momen peringatan Hari Raya Waisak 2566, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia merealisasikan komitmen perwujudan dan perlindungan Hak Asasi Manusia yang merupakan sarana hukum yang penting dalam rangka mewujudkan tujuan Sistem Pemasyarakatan. 

Sebagai preseden nyata, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli, Effendi Yulianto, Bc.I.P., S.Sos., S.H., M.Si. menyerahkan Surat Keputusan Menkumham RI tentang Remisi Khusus Waisak Tahun 2022 kepada 1 Warga Binaan Pemasyarakatan yang beragama Buddha di ruang registrasi dan bimkemas, Senin (16/5/2022).

Kalapas Kelas II B Gunungsitoli Efendi Yulianto kepada RRI.co.id menerangkan bahwa pemberian remisi khusus Waisak Tahun 2022 kepada 1 WBP Lapas Kelas II B Gunungsitoli adalah pengurangan masa hukuman selama 30 hari.

Lebih lanjut Kalapas menjelaskan bahwa pemberian remisi khusus Waisak Tahun 2022 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : PAS-673.PK.05.04 Tahun 2022 tentang Pemberian Remisi Khusus (RK) Waisak Tahun 2022 Kepada Narapidana Terkait Dengan Pasal 34 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

"Terdapat 3 pertimbangan pada Keputusan Menkumham RI terkait pemberian remisi khusus Waisak Tahun 2022 yang salah satunya yakni remisi khusus diberikan pada hari besar keagamaan Narapidana sesuai dengan agama yang mereka anut. Kebetulan Lapas Kelas II B Gunungsitoli membina 1 WBP yang beragama Buddha. Selain itu, 1 WBP yang menerima remisi khusus Waisak termasuk narapidana yang berkelakuan baik dan telah memenuhi persyaratan lainnya," terang Kalapas Kelas II B Gunungsitoli.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar