Direktur Utama PT.WJL: KMP Wira Nauli Terbukti Uji Kelayakan Teknis Dan Keselamatan Dari Kementerian Perhubungan, Diakui Oleh Pemerintah Indonesia dan Class International

kbrn_28_Direktur Utama PT.WJL Sukiarto (

KBRN, Gunungsitoli: Angkutan penyeberangan memiliki peran yang sangat besar dan strategis, hal itu disebabkan oleh kateristik moda angkutan penyeberangan yang mampu melayani atau memberikan efek dalam bentuk kapasitas yang super massal sekali angkut,

Transportasi seperti ini memiliki kapasitas yang fleksibel karena mudah ditambah atau dikurangi kapasitas transportasinya. Contoh pada event-event tertentu seperti angkutan mudik dan Nataru, cukup dengan menambah frekuensi pelayaran atau jadwal kapal maka dengan demikian langsung menambah daya angkut kapasitas kapal.

 “Untuk saat ini, Kapal Wira Nauli merupakan armada ke 6 yang dioperasikan oleh PT. Wira Jaya Logitama Lines di lintas Pulau Sumatera, dari Pelabuhan Sibolga dan Pelabuhan Singkil ke Pulau Nias dengan tujuan Gunungsitoli dan Pelabuhan Teluk dalam. Kapal Wira Nauli sudah memiliki standart savety yang tinggi. Kapal penyeberangan ini mengikuti standart keselamatan peraturan internasional. Begitu juga dengan efisien, yaitu biaya angkut per unit yang paling rendah dibandingkan antar moda angkutan transportasi lainnya. Dengan tariff angkutan yang diatur oleh Pemerintah secara ketat baik itu dalam event tertentu, seperti masa mudik atau arus balik dalam nataru harga tiket tetap sama, maka dengan itu dapat terjamin disparitas harga kebutuhan pokok antar daerah. dan jadwal operasi yang selalu dapat dihandalkan dalam 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Kapal Wira Nauli juga menyediakan Premium economi class, yaitu dengan layanan yang ekonomi yang melebihi class ekonomi untuk class ekonomi di moda lainnya,” jelas Direktur Utama PT.WJL Sukiarto (28/01/2022).

Kapal ini juga berperan sebagai angkutan penyeberangan barang logistic dari pulau Sumatera ke pulau Nias. Demikian sebaliknya mengangkut hasil pertanian dari Pulau Nias ke pulau Sumatera.

“Selain mengoperasikan kapal penyeberangan lintas kepulauan Nias, PT WJL juga melayani angkutan penyeberangan di lintas terpadat di Indonesia yakni lintas Merak Bakauheni yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. KMP Wira Nauli kapal ini baru dibangun pada tahun 2020 dan sudah mendapatkan uji kelayakan teknis, rancang bangun, keselamatan dan stabilitas dari Kementerian Perhubungan, juga diakui oleh Pemerintah Indonesia dan Class International. Untuk kapasitas kapal adalah sbb kapal dapat menampung sebanyak 550 penumpang, 767 kendaraan,” kata Sukiarto.

Ungkap Sukiarto, angkutan penyeberangan bukan hanya berfungsi sebagai sarana moda transportasi biasa namun dapat juga sebagai prasarana infrastruktur trasnportasi nasional sebagai tol laut atau the real tol laut atau bahkan jembatan bergerak karena sebagai penyambung lintas jalan, yang terputus oleh perairan.

“Selain mengoperasikan kapal penyeberangan lintas kepulauan Nias, PT WJL juga melayani angkutan penyeberangan di lintas terpadat di Indonesia yakni lintas Merak Bakauheni yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera,” tutup Sukiarto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar