Pemerintah Kecamatan Hiliserangkai Bantu Warga Mengajukan Pembuatan Sertifikat Tanah Secara Gratis

kbrn_28_Pemerintah Kecamatan Hiliserangkai

KBRN, Gunungsitoli: Semua warga yang berdomisili di kabupaten Nias dan berkeinginan mengurus sertifikat, saat ini tidak ada dipungut biaya sama sekali. Hal tersebut merujuk dari program kerja Bupati Nias untuk memberikan Sertifikat Tanah Gratis dengan dicabutnya Peraturan Bupati terkait dengan BPHTB.

Khusus untuk wilayah kecamatan Hiliserangkai, warga di 7 hingga 8 desa di Kecamatan Hiliserangkai dapat mengajukan pembuatan sertifikat tanah secara gratis. Untuk tahap pertama nantinya, warga di Hiliserangkai ditargetkan dari 5 desa dengan total 1.500 jatah pembuatan sertifikat tanah.

“Saya sudah langsung menemui Kepala Badan Kantor Pertanahan Kabupaten Nias, karena sekarang ada program kerja Bupati Nias untuk memberikan Sertifikat Tanah Gratis dengan dicabutnya Peraturan Bupati terkait dengan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, sehingga semua warga yang mengurus sertifikat yang berdomisili di kabupaten Nias saat ini gratis mengurus sertifikat tanah, tidak ada dipungut biaya sama sekali,” jelas Eliman Mendrofa Camat Hiliserangkai, Kamis (27/01/2022).

Memiliki sertifikat tanah merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap pemilik lahan. Dengan sertifikat ini, merupakan suatu kejelasan status hukum, dan terhindar dari sengketa tanah yang bisa terjadi di masa depan.

“Kita di kecamatan Hiliserangkai sudah meminta petunjuk terkait hal itu, dan oleh pihak Badan Pertanahan sudah memberikan bahan kepada kita termasuk formulir-formulir yang mendukung. karena itu akan dan ada beberapa desa yang bisa untuk masuk daftar pengurusan sertifikat ini. Saya lihat ada sekitar 7-8 desa yang bisa di sertifikat. Nah dengan kita koordinasi ke pihak Badan Pertanahan, jatah pengurusan sertifikat diberikan ke kita sebanyak 2.500 sertifikat. Untuk tahap pertama, Hiliserangkai ditargetkan untuk 5 desa dengan total 1.500 jatah pembuatan sertifikat tanah,” kata Eliman.

Namun demikian, tidak semua bidang-bidang tanah dibuat sertifikatnya karena di Kecamatan Hiliserangkai kebanyakan ada kawasan hutan lindung. “Tapi rata-rata untuk jatah pengurusan sertifikat tanah tahun ini merupakan desa-desa yang terbebas dari kawasan hutan lindung,” tutup Eliman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar