Kajari Nias Selatan Berhasil Mengamankan Buronan Dugaan Kasus Tipikor (PJJ) DAN (USBM)

Kasi Intel Kajari Nias Selatan Satria Dharma Zebua

KBRN, Nias Selatan: Kajari Nias Selatan Mukharom, SH., MH melalui Kasi Intel Satria Dharma P Zebua membenarkan adanya penangkapan tersangka inisial NB terkait kasus tindak pidana korupsi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Setia Budi Mandiri (USBM) TA 2012 yang dilakukan oleh Tim Tangkap Buron Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara. 

Terjadinya penangkapan inisial NB tersebut dilokasi salah satu rumah kost di kawasan Jalan Pelajar Timur Medan sekitar pukul 19.00 Wib. 

Selanjutnya dari laporan tersebut pihak Kajari Nias Selatan melakukan penjemputan terhadap tersangka inisial NB di Medan Sumatera Utara untuk dibawa ke Nias Selatan dengan melewati proses pemeriksaan.

Kasi Intel Satria Dharma Zebua mengatakan dari hasil pemeriksaan tersebut inisial NB untuk sementara ini ditetapkan sebagai tersangka serta pihaknya telah mengeluarkan surat penugasan penahanan terhadap NB di Rutan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan. 

"Tersangka sudah lama ditetapkan sebagai DPO sejak tahun 2016, berbagai upaya dilakukan untuk mencari keberaadaan tersangka, NB ini berpindah-pindah tempat sehingga menyulitkan petugas untuk menemukannya," Ujarnya, Rabu (8/12/2021). 

Lebih lanjut, Ia menjelaskan kerugian Negara atas tindak pidana korupsi yang dilakukan NB senilai Rp 5,8 Milyar serta pasal dan sanksi yang diberlakukan yakni Pasal 2 Sub pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 dengan ancaman hukuman Penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp 1 Milyar. 

Diakhir keterangannya, Satria Dharma Zebua,  berharap dukungan penuh dari seluruh  element masyarakat khususnya Nias Selatan dalam penegakkan terhadap dugaan atau pelaku tindak pidana korupsi. 

"Ketika ada seseorang yang melakukan tindak pidana apapun, tidak ada ruang bagi mereka untuk bersembunyi dan jika mereka sudah kami tetapkan sebagai pelaku, tersangka, terdakwa atau terpidana, kami akan tetap kejar sampai dapat," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar