Kepala RRI Gunungsitoli Mengapresiasi Seniman yang Melestarikan Kesenian Tradisional.

KBRN, Nias Selatan : Pagelaran Budaya RRI Nias Selatan bertajuk 'Feta Batu, Histori Dalam Melodi' menghadirkan pertunjukan musik tradisional Feta Batu bersama Sanggar Budaya Sanora Teluk Dalam dan Sanggar Baluseda Bawomataluo.

Kepala RRI Gunungsitoli Drs. Eko Priyanto MM mengatakan, RRI sangat bangga membersembahkan pagelaran yang bertajuk Feta Batu ini, merupakan musik tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Nias Selatan yang harus dilestarikan, dipertahankan serta diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas.

“Siaran RRi itu meliputi pendidikan hiburan termasuk kebudayaan dan dilingkup kebudayaan itu kita berkewajiban untuk melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di Indonesia karna budaya adalah identitas bangsa dan identitas suatu daerah oleh karna itu dengan bangga penuh rasa tanggungjawab RRI melestarikan atau mempersembahkan musik tradisional dari Nias Selatan Yaitu Feta Batu,” ujarnya Jumat (03/11/2021).

Lebih lanjut, Eko Priyanto berharap kepada seluruh pendengar RRI dan kepada segenap lapisan masyarakat dan terutama kepada pemerintah setempat mari kita sama-sama melestarikan musik tradisional yang menjadi kebanggaan nasional 

"Harus menciptakan banyak event karena disitulah musik itu bisa ditampilkan dalam kalender tahunan yang menjadi daya tarik wisata dan mudah-mudahan pandemi ini betul-betul segera berakhir, sehingga kunjungan wisata ke Nias Selatan ke objek-objek wisata yang ada dengan sajian musik Feta Batu ini menjadi berdinamika lagi," harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar