Meminimalisir Dampak Resiko Kebakaran Di Dalam Blok Hunian Warga Binaan

KBRN,Gunungsitoli : Dalam upaya meningkatkan pemahaman menghadapi bencana kebakaran, petugas Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dan warga binaan pemasyarakatan mendapat bekal pelatihan sekaligus simulasi penanganan kebakaran dari petugas Dinas pemadam kebakaran kota Gunungsitoli.

Pelatihan dan simulasi dalam menghadapi bencana kebakaran tersebut tindak lanjut dalam kesiapsiagaan pasca tragedi kematian puluhan WBP di Lapas Tangerang menjadi pukulan telak yang perlu ada antisipasi di setiap lembaga pemasyarakat termasuk di Lapas Gunungsitoli.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Gunungsitoli Soetopo Barutu,S.Sos,M.Si kepada RRI.co.id mengatakan bahwa simulasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kebencanaan serta mengurangi dampak resiko dari bencana, dan kesiapsiagaan baik terhadap petugas maupun warga binaan sendiri.

“ Oleh karena itulah Lapas Gunungsitoli berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Gunungsitoli, diharapkan dengan simulasi ini dapat mengurangi resiko kebakaran didalam Lapas Gunungsitoli ” Ujarnya (Sabtu/25/9/2021)

Lebih lanjut dikatakannya, dengan pengetahuan dalam simulasi yang diterima, petugas maupun warga binaan memiliki informasi dan pengetahuan hal menanggulangi kebakaran dan tidak tidak tertutup kemungkinan bisa menjadi relawan tanggap bencana atau Tagana dari Warga Binaan Pemasyarakatan.

“ kita tidak mengharapkan bencana. namun setidaknya kita memahami hal ancaman bencana didalam Lapas melalui mitigasi bencana. disamping itu kami dari Lapas sedang mempersiapkan sarana wajib untuk pencegahan kebakaran, seperti APAR, Karung Goni, tangga dan memasang banner himbauan waspada bencana yang dipasang di area umum termasuk stiker  waspada pengunaan alat elektronik di ruangan kerja terutama usai tutup kantor ” Jelas Soetopo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00