Kalapas Soetopo Barutu Serahkan Piagam Satya Lencana Karya Satya Kepada 3 Orang ASN

kalapas Soetopo Barutu saat menyematkan setya lencana kepada ASN Lapas Gunungsitoli

KBRN,Gunungsitoli : Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Gunungsitoli menyerahkan Piagam Satya Lencana Karya Satya masing-masing kepada 3 orang Aparatur Sipil Negara dilingkungan kerja Lapas kelas IIB Gunungsitoli. penyerahan tersebut dilaksanakan di sela sela upacara kesadaran berbangsa dan bernegara di lapangan upacara Lapas Gunungsitoli.

Adapun piagam satya lencana karya Satya tersebut diberikan kepada Rita Harefa, S.ST Pangkat Penata Tk.I (III/d), Jabatan Perawat Penyelia memperoleh Tanda Kehormatan dianugrah 30 Tahun. Kemudian Rotua Masdiana Bancin, A.Md Pangkat Penata Muda Tk. I (III/b), jabatan Perawat Mahir memperoleh tanda kehormatan dianugrah 20 Tahun, dan Trimariang Harefa, AMKG, Pangkat Penata Muda Tk. I (III/b) Jabatan Penyedia Kelengkapan Perawatan Napi memperoleh tanda kehormatan dianugrah 10 Tahun.

Selain itu, Kalapas juga menyerahkan Piagam Penghargaan Pelatihan Kesamaptaan kepada 32 orang ASN Lapas Gunungsitoli yang turut dalam Pelatihan Penyegaran Kesamaptaan, yang diterima oleh 3 orang perwakilan antaranya Imelda Laowo, SKM., Feriaman Harefa, SKM. dan Vitalis Dian Lestari  Zebua.

Kepala lembaga pemasyarakatakan kelas II-B Gunungsitoli Soetopo Barutu,S.Sos,M.Si kepada Radio Republik Indonesia menyampaikan bahwa pemberian penghargaan Satya Lencana Karya satya tersebut sebagai wujud dan penghargaan Negara kepada para ASN yang telah mengabdi kepada Negara.

“ ada 3 orang yang kita serahkan Piagam penghargaan Satya Lencana. Kita berharap piagam yang telah diterima sebagai penyemangat dalam mengemban tugas ” Ujarnya (Selasa/21/9/2021).

Kalapas juga menghimbau kepada para ASN agar tetap meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat dan memberikan pembinaan dalam rangka mencetak manusia mandiri yang berintegritas terhadap warga binaan. melayani secara prima, disiplin waktu, menjaga integritas, dan tertip administrasi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan.

Hal ini ungkap Soetopo dalam rangka mempersiapkan diri menuju zona integritas WBK dan WBBM tahun 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00