Tingkatkan Disiplin Dan Rasa Nasionalisme, Lapas Gunungsitoli Gelar Upacara Kesadaran

Upacara kesadaran di Lapas Gunungsitoli

KBRN,Gunungsitoli : Dalam memperkuat persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara, Lapas kelas II-B Gunungsitoli melaksanakan upacara kesadaran yang digelar di lapangan upacara Lapas Gunungsitoli, (Senin/20/9/2021)

Upacara tersebut berlangsung lancar dan khidmat dan dipimpin langsung Kalapas Gunungsitoli dan diikuti pegawai Lapas, dan WBP dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Kalapas Gunungsitoli Soetopo Barutu mengatakan bahwa upacara kesadaran ini sebagai upaya mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, membiasakan sikap tertib dan disiplin serta tanggung jawab sebagai generasi muda, menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan dalam merebut kemerdekaan dari bangsa penjajah dan selaku Abdi Negara dan Warga Binaan Pemasyarakatan wajib merawat dan menjaga negeri tercinta ini.

Selain itu di hadapan peserta upacara Soetopu Barutu menyampaikan sejumlah instruksi dari Menkumham RI terkait beberapa peristiwa yang menyedot perhatian bangsa Indonesia.

" ada beberapa yang menjadi perhatian. khususnya tragedi yang menewaskan 48 jiwa di Lapas Kelas I Tangerang, kasus tenggelamnya kapal Pengayoman IV dan terakhir viral kasus pemukulan Warga Binaan Pemasyaratakan di Lapas Kelas I Medan " Ujarnya.

Untuk melaksanakan upaya tersebut, Menkumham RI mengajak semua Lapas di Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu melakukan pencegahan jaringan listrik, melaksanakan perbaikan di Lapas/Rutan, Melakukan mitigasi resiko atas semua kemungkinan ancaman gangguan keamanan dan ketertiban, Menjalin koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum dan Stakeholder, serta meningkatkan deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.

Menyambung arahan Menkumham tersebut, Kepala Lapas Gunungsitoli Soetopo Barutu menyampaikan himbauan dan komitmen dari seluruh Warga Binaan Lapas untuk sepakat melaksanakan perintah Pimpinan. Dan berjanji untuk mendukung program zero halinar termasuk kekerasan apapun didalam Lapas, baik sesama Warga Binaan dan petugas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00