Antisipasi Klaster Covid-19 di Lingkungan Perkantoran, Pemkab Nias Berlakukan Sistem WFH

KBRN,Gunungsitoli : Dalam rangka pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di tengah penyebaran covid-19 khususnya di lingkungan kerja pemerintah kabupaten Nias, Bupati Nias kembali mengelaurkan surat edaran nomor 7086/SE/2021 tentang penyesuaian sistem kerja pengawai negeri sipil di lingkungan kerja pemkab Nias.

Dalam Surat Edaran Bupati Nias tersebut, Bupati Nias Yaa’tulo Gulo telah mengatur sistem kerja PNS di masa pandemic, baik secara Work From Home (WFH) maupun Work From Office (WFO) dengan beberapa ketentuan, dimana 2 level pejabat structural terting (Pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabata administrator) tetap melaksanakan tuags di kantor setiap hari kerja, sedangkan pejabat staf lainnya sebanyak 75 persen bekerja dari rumah (WFH) dan 25 persen bekerja di kantor (WFO) pada setiap hari kerja, sehingga penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan secara optimal. Untuk PNS yang bekerja dari rumah wajib melaksanakan tugas seperti biasa.

Sementara oragnisasi perangkat daerah yang melakukan pelayanan langsung dalam bidang kesehatan dan keamanan serta terlibat langsung dalam gugus tugas percepatan penanganan covid-19 tetap melaksanakan tugas yang meliputi Dinas kesehatan, satuan polisi pamong praja, badan penanggulangan bencana daerah, dinas perhubungan dan staf pendukung kepala darah dan sekretaris daerah.

Pada surat edaran itu juga Bupati Nias mewajibkan setiap organisasi menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer serta tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Nias Drs.Dahlan Lase kepada Radio Republik Indonesia mengatakan bahwa surat edaran pengaturan sistem kerja PNS dilingkungan kerja pemkab Nias berlangsung dari tanggal 26 Juli dan berakhir 2 Agustus 2021.

“ Surat Edaran Bapak Bupati Nias ini dalam rangka mengatur sistem kerja para PNS dilingkup kerja pemkab Nias dalam mengantisipasi klaster covid-19 di lingkungan kantor ” Ujarnya (Jum’at/30/7/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00