Dana Desa Wajib Alokasi 8 Persen Dari Pagu Anggaran Dalam Program Desa Aman Covid-19

KBRN,Gunungsitoli : Dalam pengendalian dan penangan covid-19 di tingkat Desa, pemerintah kabupaten Nias melalui dinas pemberdayaan masyarakat dan desa telah menginstuksikan kepada seluruh kepala desa se kabupaten Nias, agar 8 persen dari total pagu anggaran Dana Desa di peruntukan untuk program dana desa aman covid-19 selama 1 tahun anggaran 2021.

Menurut penuturan dari Sekretaris PMD kabupaten Nias Febriyaman Lase,S.Kom kepada Radio Reepublik Indonesia bahwa kebijakan minimal 8 persen dana desa aman covid-19 di tingkat Desa tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Keuangan Nomor 2 Tahun 2021 dan Instruksi Kementerian Desa PDTT Nomor 1 Tahun 2021.

“ Minimal 8 persen dari dana desa itu harus diperuntukkan untuk penanganan Covid-19. Penanganan Covid-19 di tingkat desa merupakan skala prioritas pemerintah ” Ujar Febriyaman Lase (Jum’at/30/7/2021).

Dijelaskannya dalam penangulangan covid-19, penggunaan dana desa tahun 2021 diperuntukan dalam 3 hal yakni Bantual Langsung Tunai (BLT) Desa, Aksi Desa Aman dari Covid-19, dan pembentukan penanganan covid-19 berskala desa.

Dikabupaten Nias sendiri, penarikan dana desa aman covid-19 sebesar 8 persen telah berjalan sesuai dengan ketentuan. Dimana dari 170 Desa Se-kabupaten Nias, sudah 116 desa yang sudah mencairkan dana desa aman covid-19. Dana desa aman covid-19 tersebut akan digunakan untuk pembelian alat alat prokes seperti masker, temat cuci tangan dan juga hand sanitizer, penyemprotan disinfektan di rumah rumah warga, pelaksanaan sosialisasi penceegakan covid-19, pembelian obat obatan seperti vitamin, pembuatan posko desa covid-19 dan juga pembuatan rumah isolasi desa. (Bobi R)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00