Tidak Punya Kartu Vaksin? Jangan Harap Bisa Menyebrang

Kepala KSOP Gunungsitoli Kelas IV Gunungsitoli

KBRN, Gunungsitoli: Mulai besok Jumat (30/7/2021), setiap penumpang kapal yang berangkat maupun tiba di pelabuhan Angin Gunungsitoli wajib menunjukkan kartu Vaksin Pertama dan Surat Keterangan hasil negative RT-PCR Test atau hasil negative rapid test antigen.

Hal itu disampaikan Kepala KSOP Gunungsitoli Kelas IV, Merdi Loi, S.E, M.M saat menjadi narasumber Dialog Tanggap Bencana, Kamis (29/7/2021).

Dikatakannya kewajiban memiliki 2 dokumen  itu penting sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Nomor 16 tahun 2021, Surat edaran dari Kementrian Perhubungan RI nomor 59 tahun 2021tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam negeri Dengan transportasi Laut pada masa Pandemi Covid-19, serta merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 Dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 Di Tingkat Desa Dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

“Sebenarnya mulai berlaku tanggal 26 Juli yang lalu namun kami perlu mensosialisasikan aturan ini terlebih dulu kepada masyarakat supaya tidak kaget dan baru besok kami terapkan, jadi setiap penumpang harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin pertama serta hasil negative PCR atau Negatif Rapid Anti Gen,” jelas Merdi.

Aturan itu ungkap Merdi bertujuan agar Penerapan aturan perjalanan tersebut adalah untuk meningkatkan penerapan protocol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan menggunakan moda transportasi dalam negri, mencegah terjadinya penyebaran dan peningkatan penularan covid-19 serta melakukan pembatasan pelaku perjalanan dalam negeri dengan moda tranportasi laut yang melakukan pelayaran antar pelabuhan diwilayah yang menerapkan PPKM level 1, level 2, level 3 atau level 4.

Merdi mengatakan aturan baru ini telah mereka sosialisasikan kepada masyarakat melalui spanduk dan banner di lokasi pelabuhan, di media social serta telah menyurati stake holder, forkopimda dan  ketua Forkada.

“Salah satunya kami sosialisasi di RRI Gunungsitoli supaya lebih banyak masyarakat yang tahu, apalagi masa berlaku aturan ini  hingga waktu yang tidak bisa ditentukan, harapannya besok jangan ada penumpang yang mengaku belum mendengar soal ini,” harap Merdi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00