FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Vaksinasi Massal Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-75

Rapat Forkopimda Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Ruangan Kapolres Nias Selatan
Vaksinasi Masal Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-75

KBRN, Nias Selatan : Rapat Forkopimda Kabupaten Nias Selatan tentang pelaksanaan vaksinasi massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 bertempat di ruangan Kapolres Nias Selatan, Rabu, (23/06/2021).

Danlanal Nias, Kolonel Laut (P), Hendro Prasetyo mewakili Kapolres Nias Selatan saat memimpin rapat, menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75  dijadwalkan pada tanggal, 26-30 Juni 2021.

"Vaksinasi tersebut disediakan sebanyak 250 vial dan pelaksanaannya pada hari Sabtu, 26 Juni 2021 di Polres Nias Selatan, Puskesmas Teluk Dalam dan Puskesmas Somambawa. Berikutnya pada hari Senin, 28 Juni 2021 akan dilaksanakan di daerah Lolowau," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, Henny Duha mengatakan, teknis pelaksanaan dilapangan pada saat vaksinasi, Puskesmas Teluk Dalam tidak diikutkan dalam posko vaksinasi massal karena jarak dan juga agar mempermudah tim monitoring dalam memantau kegiatan tersebut. 

"Untuk para Camat agar segera memberikan data-data masyarakat yang ingin di vaksinasi. Kami akan menurunkan 3 tim dalam pelaksanaan vaksinasi massal untuk memaksimalkan kegiatan tersebut," tegasnya. 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, jika data vaksinasi melebihi permintaan dari Polres Nias Selatan maka Dinas Kesehatan juga sudah menyiapkan vaksin untuk menutupi kekurangan tersebut, posko-posko pelaksanaan vaksinasi harus memiliki atau menyiapkan ruangan observasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi harus membawa KTP atau Kartu Keluarga untuk pendataan dan sebelum pelaksanaan masyarakat dianjurkan untuk sarapan atau makan terlebih dahulu.

Kemudian, masyarakat tidak boleh melakukan vaksinasi bila suhu tubuhnya ≥ 37,5 derajat celsius berarti seseorang yang terbukti demam, pemberian vaksin akan ditunda dan bukan pengidap Covid-19, melakukan skrining ulang pada saat kunjungan berikutnya, memiliki tekanan darah ≥ 180/110 mmHg, memiliki penyakit penyerta, seperti alergi berat, penyakit jantung, penyakit kelainan darah, penyakit ginjal, penyakit autoimun, rematik, penyakit saluran cerna, dan kanker atau sedang dalam pengobatan penyakit, pengidap HIV dengan angka CD4

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00