Fantastis,,Nelayan Gunungsitoli Mampu Membuat Kapal Fiber Dengan Harga Tinggi

KBRN, Gunungsitoli: Deburan ombak di bibir Pantai Indah Tohia Kelurahan Ilir Kecamatan Gunungsitoli, menjadi irama keseharian yang menemani aktifitas Darmin Mendrofa bersama beberapa rekan lainnya, membuat perahu berbahan dasar fiber glass. 

Dengan berbekal peralatan sederhana, saat ini Darmin Mendrofa dan kawan-kawan tengah menyelesaikan pembuatan sebuah perahu fiber glass bercat orange berukuran mesin 6,5 PK. Bukan tanpa alasan, pengerjaan ini pun atas pesanan seseorang. Karena dengan harga jual yang cukup tinggi, modal awal pembuatan kapal fiber glass ini sangatlah fantastis. Itulah yang menyebabkan pembuatan barang-barang yang berbahan dasar fiber ini harus berdasarkan pesanan.

“Awalnya beberapa tahun yang lalu, saya pernah mengikuti pelatihan pembuatan kapal berbahan baku fiber glass yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perikanan dan Kelautan. Sejak itu, saya memberanikan diri mempraktekkan teori yang saya terima. Membuat perahu fiber glass ini sudah saya lakoni sejak 4-5 tahun lalu,” ungkap Darmin Mendrofa, pembuat kapal fiber glass, Jumat (18/06/2021).

Pembuatan perahu fiber glass bukan menjadi kali pertama yang dihasilkan oleh Darmin dan kawan-kawan. Sebelumnya, pembuatan kapal fiber glass ini sudah pernah mereka kerjakan di Kabupaten Nias selatan dan di Nias Utara. 

“Kita sudah pernah membuat kapal fiber glass ini di Nias Utara. Bahkan di Nias Selatan juga sudah pernah tapi hanya biaya pembuatan saja karena bahan-bahan yang diperlukan sudah disiapkan  empunya. Ukuran kapal bahkan lebih besar dari pada yang sedang  dibuat ini. Biaya produksi mencapai jutaan rupiah sehingga harga jual pun lumayan tinggi,” ujar Darmin lagi.

Sementara itu, Kepala Lingkungan IV Kelurahan Ilir Yasfin Zebua sangat mengapresiasi aktifitas warganya. “Pembuatan kapal nelayan ini  suatu kegiatan yang melalui proses yang cukup panjang dan berat. Meskipun demikian, diperoleh sebuah hasil karya, tidak hanya mementingkan nilai keindahan saja namun juga sangat berdaya guna,” kata Yasfin.

Sangat perlu bantuan modal untuk pengembangan usaha ini agar dapat menjadi sumber mata pencaharian masyarakat di wilayahnya.

“Saya mewakili aspirasi pemuda warga masyarakat Tohia Lingkungan IV Kelurahan Ilir berharap semoga Pemerintah dapat memberikan perhatian, mendampingi serta memberikan pembinaan agar kedepan masyarakat dapat mandiri untuk mengembangkan usaha dan ketrampilan yang dimiliki demi meningkatkan kesejahteraan hidup dan melebarkan sayap membuka peluang kerja bagi warga sekitar,” tutup Yasfin. IDA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00