Mulai 6 Mei 2021 Larangan Mudik Berlaku, Kebijakan ini Menekan Penyebaran Covid-19

kedatangan penumpang di bandara binaka gunungsitoli 5 mei 2021

KBRN,Gunungsitoli : Mulai hari ini 6 Mei 2021 pemerintah menghentikan pembatasan pergerakan masyarakat. Kebijakan itu sesuai dengan surat edaran nomor 13 tahun 2021 yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah melalui satuan penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.  Dalam surat edaran tersebut, Satgas memutuskan melarang mudik lebaran dengan menghentikan pelayanan trasportasi udara, darat maupun laut dari tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

Meskipun demikian, masih ada moda transportasi yang beroperasi untuk melayani kegiatan yang dikecualikan, seperti diatur di dalam PM No.13/2021. PM No.13 /2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 tersebut, mengatur transportasi yang dapat beroperasi untuk melayani kepentingan bukan mudik.

Kepentingan nonmudik ini adalah bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluara meninggal, ibu hamil, kepentingan persalinan, pelayanan kesehatan darurat, dan kepentingan nonmudik tertentu lainnya. Kepentingan nonmudik tertentu lainnya ini harus dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat. 

Sementara itu, angkutan logistik/barang seperti angkutan pengangkut bahan-bahan kebutuhan pokok, barang-barang penting untuk kegiatan ekonomi, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan, juga akan berjalan seperti biasa. 

Salah seorang penumpang dari Jakarta Tati Zebua pada saat diwawancari RRI sesaat tiba di bandara Binaka Gunungsitoli mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung langkah dan kebijakan pemerintah dalam membatasi pergerakan masyarakat jelang libur lebaran 2021. Menurutnya, langkah ini salah satu uapaya dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 khususnya di kepulauan Nias.

Tati zebua menjelaskan, dirinya melakukan perjalanan di kepulauan Nias kerena ada hal penting yakni pelayanan. Untuk kembali kejakarta akan menunggu selesainya akhir penyekatan pada 17 Mei 2021 akan datang.

“ yang pastinya kita mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan pembatasan pergerakan masyarakat jelang libur hari hari raya idul Fitri. langkah ini salah satu upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di kepulauan Nias ” Ujarnya (Rabu/5/5/2021).

Tati zebua juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalan kalau seandainya tidak terlu penting. Tati menceritakan pengalaman perjalanan yang begitu ekstra ketat pemeriksaan dokumen kesehatan bebas covid-19 mulai dari bandara soekarno Jakarta – bandara kualanamu medan dan bandara Binaka Gunungsitoli.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00