Turis Minim, Pendapatan Pelaku Wisata Di Sorake Menurun Drastis

KBRN, Nias Selatan: Sebagai salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi Covid 19, pariwisata kini tidak dapat dijadikan sebagai andalan pemasukan bagi masyarakat khususnya pelaku wisata yang ada di pantai Sorake, Nias Selatan.

Ahmadin Gea, pengelola salah satu homestay yang ada di pantai Sorake menuturkan, sejak pandemi melanda tahun lalu, jumlah wisatawan yang datang berkurang, terutama turis mancanegara. Akibatnya, bila selama ini rata-rata perbulannya mereka dapat memperoleh pemasukan hingga 5 juta Rupiah, kini rata-rata hanya satu juta Rupiah.

"Bahkan bisa dibawah satu juta Rupiah kalau benar-benar sepi pengunjung," ungkapnya, Kamis (22/4/2021).

Ia mengemukakan, biasanya pada saat high session (waktu terbanyak kunjungan wisatawan), yakni antara bulan April hingga Desember, homestay yang dikelolanya tidak pernah sepi. Namun, sejak awal tahun 2021 hingga sekarang, homestay yang dikelolanya bisa kosong pengunjung hingga 3 minggu.

"Terpaksa cari penghasilan lain, berkebun atau menjadi nelayan," ujarnya.

Iapun berharap agar pandemi segera berlalu dan kepariwisataan Nias Selatan dapat pulih segera agar pendapatannya bisa kembali seperti sebelumnya. (ANO)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00