FOKUS: #VIRAL

Sektor Wisata Belum Menghasilkan PAD Kadis Pariwisata Nias Utara Akui Menjadi PR

KBRN, Gununsgitoli : Pemungutan retribusi yang menjadi Sumber Pendapatan Asali Daerah (PAD) di Objek-objek wisata di Kabupaten Nias Utara masih belum di terapkan oleh Pemerintah Daerah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Utara Bazisokhi Hulu mengatakan, pemungutan retribusi di objek – objek wisata di Kabupaten Nias Utara merupakan PR besar Dinas Pariwisata dan Dinas terkait lainnya dalam meningkat pendapatan asli daerah Kabupaten Nias Utara. Jumat (12/6/2020)

Perlu di ketahui bahwa retribusi yang bisa di pungut di objek-objek wisata yakni retribusi parkir yang merupakan kewenangan Dinas Perhubungan, Retribusi pajak hotel dan restoran tanggungjawab BPKPAD dan retribusi karcis masuk ke Lokasi wisata merupakan tangganggungjawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Utara.

Peraturan daerah terkait pemungutan retribusi di lokasi wisata di Nias Utara, telah di terbitkan oleh pemerintah daerah tahun 2013 lalu, namun penerapan Perda tersebut hingga kini belum terlaksana.

“ Bila nantinya dana yang di butuhkan untuk pelaksanaan pemungutan retribusi tersebut tertampung di APBD, maka Dinas Pariwisata akan memulai di tahun 2021, dan tentu di sosialisasikan dulu kepada masyarakat” Tegas, Bazisokhi.

Perlu diketahui bahwab daerah wisata yang sudah berkembang di Kabupaten Nias Utara yakni, Pantai Indah Tureloto dengan Pantai Lafau Kecamatan Lahewa , Air Terjun Luaha Ndroi di Kecamatan Alasa, Pantai Pasir Putih Kecamatan Afulu, Asiwalo Kecamatan Sawo dan pantai marisa di Kecamatan Tuhemberua 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00