Lehedalo Nifange, Kuliner Nias Yang Muncul Di Acara Hajatan

Kuliner Nias, Lehedalo Nifange atau Daun Talas Rendang

KBRN, Gunungsitoli: Salah satu kuliner khas Nias yang terkenal dan diakui rasanya enak adalah Lehedalo Nifange atau dalam Bahasa Indonesia berarti Daun Talas rendang.

Rosmaniar Tanjung pembuat Kuliner Lehedalo Nifange kepada rri mengatakan kuliner ini memang jarang disajikan kecuali pada acara-acara pesta seperti acara pernikahan Muslim Pesisir,  sunatan dan berbagai acara hajatan lainnya

Kuliner ini nyaris menjadi kuliner wajib dalam acara pernikahan muslim pesisir, rasanya tidak afdol jika tidak mengisi talam-talam yang disajikan dihadapan para tamu.

Membuat Kuliner Lehedalo Nifange menurut Rosmaniar susah-susah gampang karena tidak tau triknya daun talas bisa terasa gatal saat dikomsumsi, maka solusinya adalah memperbanyak asam.

“Kuncinya adalah di bumbu, kalau kurang bumbunya yah bisa bikin gatal saat kita makan, juga saat kita menyiangi serta asam jeruknya harus pas sesuai dengan banyaknya daun talas yang kita masak,” ungkapnya, Senin (11/10/2021)

Adapun cara memasak Lehedalo Nifange diawali dengan menyiangi daunnya, dengan melepas tulang pada tengah daun dan membuang ujung pangkalnya dengan tujuan agar tidak menimbulkan gatal, kemudian kembali digulung.

Bumbu yang digunakan tidak beda jauh dengan bumbu rendang pada umumnya dan proses masaknya kurang lebih 2 jam.  Kuliner Lehedalo Nifange memperkaya kearifan local masyarakat kepulauan Nias.

“Rasanya enak, saya lebih suka lehedalo yang lebih kering, tapi memang ga semua lho bisa membuat lehedalo nifange ini kalau ga pintar-pintar bisa nanti gatal dan orang tidak mau makan,” ucap Ida salah seorang penikmat kuliner.

Terkait mitos yang mengatakan lehedalo sebelum dimasak tidak boleh dilangkahi atau saat dimasak tidak boleh ditinggal-tinggal menurut Rosmaniar hal itu hanya isapan jempol saja.

“Ah ga juga, kalau dibilang tidak boleh dilangkahi yah wajar saja, kan ga etis itu juga kalau dilangkahi, intinya sih lebih ke bumbunya supaya menghasilkan lehedalo nifange yang enak dan tidak gatal,” pungkas Rosmaniar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00