Sebelum Ada Ember, Asoa Digunakan Untuk Mengangkut Air Dari "Hele"

Sega-sega, Alat Perangkap Hewan di Sungai

KBRN, Gunungsitoli: Museum Pusaka Nias masih menjadi favorit warga kota Gunungsitoli menghabiskan akhir pekan. Objek wisata ini bisa dikatakan paket lengkap karena memiliki wisata air, kebun binatang mini, ruang pameran ditambah lagi dengan akses yang dekat dengan inti kota. 

Yang menarik di pondok-pondok yang tersedia pengunjung bisa menambah wawasan dengan adanya keterangan tentang peralatan yang digunakan orang Nias pada zaman dahulu. 

"Oh Asoa ini adalah alat yang digunakan untuk mengangkut air dari pancuran yah? Bahannya dari bambu," celetuk seorang anak remaja berusia 14 tahun yang sedang beristirahat di pondok (gazebo) nomor 4.

"Iyah lho dulu nenek pernah merasakan mengangkut air pakai bambu ini, setiap kami pergi ke kali kami bisa membawa 15 tabung bambu seperti ini,"ucap sang nenek, Sabtu (18/9/2021). 

Kepada rri.co.id, Lian Gulo sang Ibu mengatakan ia dan keluarganya tidak pernah bosan berkunjung ke Museum, karena jaraknya yang dekat dari rumah serta banyak hal yang bisa dipelajari oleh anak-anak nya. 

"Seperti penjelasan tentang Asoa ini anak-anak kan jadi tahu dulu sebelum ada ember orang Nias menggunakan Asoa untuk mengangkut air. Nah seperti di gazebo sebelah kami ini ada penjelasan tentang Sega-sega yang merupakan alat perangkap hewan di sungai, nah anak-anak langsung melihat alat Sega-sega ini," tuturnya senang. 

Ia berharap Museum Pusaka Nias terus berinovasi dalam memberikan informasi-informasi menarik bagi pengunjung. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00