Pemkab Nias Barat Gelar FGD Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah

Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu foto bersama dengan peserta FGD.

KBRN, Gunungsitoli: Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu bersama Sekda Prof. Dr. Fakhili Gulo, membuka secara resmi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan pokok pikiran kebudayaan Daerah Nias Barat yang dilaksanakan di Tokosa Hall, Onolimbu, Kecamatan Lahomi, Senin (13/9/2021).

“Kebudayaan dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Manusia tidak dapat hidup tanpa budaya dan budaya ada karena manusia,” ungkap Khenoki Waruwu.

Menurutnya, budaya berperan sebagai pembimbing kehidupan, penghidupan manusia dan petunjuk berprilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Pada era globalisasi ini, lanjut Khenoki, budaya diharapkan dapat secara optimal membangun karakter warga, sehingga tindakan masyarakat yang berakibat pada menurunnya sopan santun, menurunnya kejujuran, menurunnya rasa kebersamaan bisa teratasi.

"Melalui forum diskusi ini dapat terumuskan pokok pikiran kebudayaan Nias Barat sebagai pedoman moral terlebih generasi milenial yang rawan kehilangan jati diri pada era digital," harapnya.

Hadir Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, Yeni Lasmawati Dirjen Kemendikbud Ristek, Serius Zebua Dosen Universitas Budidarma Konsentrasi dan Budaya Dasar, Ketua Lembaga Budaya Nias Barat (LBNB) Drs. Sayambowo Hia, Bendahara Umum IKKBL, Camat se-Kabupaten Nias Barat, Unsur Forkopimca di wilayah Nias Barat, Tokoh Budaya, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Pemerhati Budaya se- Kab. Nias Barat serta undangan lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00