Terganjal Surat Lapas, Akhirnya Fonaha Zega Gagal Nyalon

KBRN, Gunungsitoli: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Utara kembali menetapkan Bakal Calon (Bacalon) Bupati  Fonaha Zega Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Komisioner Divisi Data KPU Kabupaten Nias Utara Elisama Nazara menyatakan, keputusan tersebut berdasarkan hasil verifikasi dan klarifikasi ulang terhadap dokumen persyaratan berkas pemohon Fonaha.

"Verifikasi dan klarifikasi ulang dilakukan setelah Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Fonaha Zega  dan Emmanuel Zebua  (Fodela) tidak memenuhi syarat setelah ditetapkan KPU Nias Utara, tanggal 23 september 2020," kata Elisama dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Ia mengatakan, verifikasi dan klarifikasi ulang dilaksanakan KPU setelah adanya Putusan Bawaslu pada 12 Oktober 2020.

Dalam putusan menyebutkan, keharusan verifikasi dan klarifikasi dokumen Bapaslon Fonaha Zega perihal, surat keterangan dari Kepala Lapas,  tentang telah selesai menjalani pidana penjara dan telah menjalani pembebasan bersyarat,  cuti bersyarat, serta cuti menjelang bebas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dipastikan, KPU bersama Fonaha Zega dan Bawaslu Kabupaten Nias Utara telah melakukan karifikasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Medan Tanjung Gusta, pada tanggal 19 oktober 2020.

“Hasil klarifikasi tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Medan Tanjung Gusta, tidak dapat menerbitkan surat keterangan telah selesai menjalani pidana penjara dan surat keterangan telah selesai menjalani pembebasan bersyarat, kepada  Fonaha Zega , maka Fonaha Zega tidak dapat memenuhi  Putusan Bawaslu Kabupaten Nias Utara," terangnya.

Dengan demikian, lanjutnya, maka Bapaslon Bupati  Fonaha Zega tidak dapat memenuhi dokumen persyaratan calon berdasarkan ketentuan PKPU Nomor 1 tahun 2020, pasal 42 ayat 1.

"Sementara Surat Keterangan Balai Pemasyarakat (Bapas) No. W2.E35.PK.01.04.05-10342, Tanggal 14 Agustus 2020, yang menyatakan Fonaha Zega telah menjalani masa bimbingan 19 November 2015, maka belum memenuhi jangka waktu 5 tahun sebagai mantan terpidana," tuntasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00