Pusdatin RRI,Tampilan Baru Juga Lebih Secure

Direktur PP RRI Soleman Yusuf (tengah) pada penutupan Asistensi Pendampingan Aplikasi New Pusdatin di studio Multipurpose RRI Gorontalo, Sabtu (17/10/2020)

KBRN,Gorontalo : Setelah berlangsung 2 hari, Asistensi Pendampingan Pemutahiran Data Aplikasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) yang digelar Direktorat Program dan Produksi (Dir PP) LPP RRI, ditutup Direktur PP LPP RRI Soleman Yusuf di studio Multipurpose RRI Gorontalo, Sabtu (17/10/2020)

Direktur Program dan Produksi Soleman Yusuf mengatakan Pusdatin adalah aplikasi dokumentasi produk siaran dan pemberitaan dalam bentuk digital yang apabila dibutuhkan dapat diakses dengan mudah dari mana saja.

“RRI memiliki banyak produk siaran yang berkualitas yang kita mesti punya wadahnya untuk disimpan dalam satu file yang dijamin itu tidak bisa di hack trus bisa dibuka dan diambil kapan saja,”jelas Soleman

RRI juga lagi membangun Sistem Pelacak Ragam Informasi News Terbaru (SPRINT) menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelegence (AI) berbasis Big Data dimana data yang ada diaplikasi Pusdatin menjadi bagian  didalamnya.

“Bukan sekadar big data, tetapi data besar analisis. Ini sangat berguna karena data ini yang akan terkoneksi dengan aplikasi Sprint dan itu akan memberi kontribusi yang sangat besar karena data yang tersedia bukan dalam bentuk teks saja tetapi juga audio, video, gambar, matriks, maps dan sebagainya,”ujar Soleman antusias.

Dir PP minta peserta yang sudah mengikuti asistensi tetap menjaga semangat dan konsitensi untuk memasukan data di Pusdatin dan Direktorat PP secara berkala akan melakukan evaluasi setiap satker.

Tampilan baru Website Pusdatin RRI setelah melalui proses pengembangan oleh Direktorat Program dan Produksi LPP RRI

Asistensi Pendampingan New Pusdatin dengan materi pengenalan dan cara mengoperasikan aplikasi oleh Dwi Indra Zakaria dari Bidang Kerjasama dan Multimedia Dir PP LPP RRI.

Kata Indra, Aplikasi Pusdatin yang baru murni dikembangkan oleh SDM RRI sendiri yaitu Ahmad Junaidi dari Direktorat TMB, dicoding dengan framework Code Igniter (CI). Berbeda dengan aplikasi sebelumnya yang dibuat oleh Developer dari luar RRI menggunakan PHP Nuke.

“Tampilannya juga sudah responsive atau kalau dibuka dengan perangkat apapun tampilan dari aplikasi ini akan menyesuaikan secara otomatis, servernya jugà lebih tangguh karena pake Linux," kata Indra.

Saat Asistensi berlangsung, Tim dari Dir.PP memberi kesempatan kepada peserta menyampaikan saran terkait penyempurnaan dari pengembangan aplikasi ini agar kedepan menjadi lebih baik. Peserta berjumlah 9 orang utusan RRI Manado, RRI Tahuna, RRI Toli-toli, RRI Makassar, RRI Kendari dan RRI Gorontalo selaku tuan rumah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00