Dua Daerah Masuk Zona Kuning Covid 19 di Provinsi Gorontalo

Wagub Gorontalo Idris Rahim memberikan sambutan pada Baksos NKRI Peduli Pemprov Gorontalo di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (5/9/2020). (Foto : Haris – Humas)

KBRN, Gorontalo : Jumlah orang yang terpapar Virus Corona atau  Covid 19 di Provinsi Gorontalo masih terus bertambah. Data terakhir Dinas Kesehatan sampai dengan kemarin, Sabtu (5/9/2020) kasus positif tercatat 2.182 orang, dirawat 228 jiwa sembuh 1.894 dan meninggal 60 orang. Sedangkan berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo, Kabupaten Boalemo dan Pohuwato masuk dalam zona kuning atau risiko rendah kasus Covid-19

”Saat ini di Provinsi Gorontalo ada dua daerah yang masuk zona kuning atau risiko rendah Covid-19 yaitu Kabupaten Boalemo dan Pohuwato. Mari sama-sama kita berupaya agar Boalemo dan seluruh daerah di Gorontalo menjadi zona hijau dengan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Wagub Idris Rahim pada bakti sosial NKRI Peduli di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (5/9/2020).

Wagub mengungkapkan, Pemprov Gorontalo telah menerbitkan Pergub Nomor 41 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol.  Pergub tersebut sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dari penularan virus Corona.

“Banyak warga yang menganggap kondisi sekarang sudah normal dan virus Corona itu sudah tidak ada lagi. Padahal, pandemi masih ada bahkan kasusnya terus bertambah. Oleh karena itu pemerintah mempertegas pendisiplinan penerapan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Pada kegiatan baksos NKRI Peduli tersebut Wagub Idris Rahim mendistribusikan bantuan kebutuhan pokok bersubsidi kepada warga yang terkena dampak pandemi Covid-19. Sebanyak 250 warga mendapat bantuan kebutuhan pokok terdiri dari beras, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai, serta bawang merah dan bawang putih.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00