Gerakan Sejuta Akseptor Untuk Indonesia Raih Rekor MURI, Bagaimana Realisasi di Gorontalo?

Abdurahman Nango

KBRN, Gorontalo : Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat rekor pelayanan KB lebih dari 1 juta akseptor  yang dilaksanakan oleh BKKBN secara nasional diseluruh  Indonesia.  Gerakan  itu  sebagai momentum memeringati Hari Keluarga Nasional (Harganas)  ke 27   tanggal 29 Juni 2020.

Abdurahman Nango dari Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Gorontalo mengatakan, kegiatan ini sebagai jawaban kepada akseptor yang membutuhkan pelayanan alat kontrasepsi agar mengikuti program keluarga berencana untuk semua alat kontrasepsi yang diinginkan.

Khusus Provinsi Gorontalo belum mencapai target yang diinginkan tetapi ada beberapa Kabupaten yang mampu melampaui target secara Provinsi.

“Dari hasil quick count nasional target 8.197 tidak terlampaui. Namun ada Kabupaten yang  mencapai target yang diberikan Provinsi. Jadi proses penginputan secara online. Setelah selesai pelayanan relawan akan menginput dan skala  untuk Kabupaten Gorontalo yang melampaui target,”jelas Abdurahman Nango

Menurutnya, pada kegiatan itu  pelayanan KB dilaksanakan hanya 1 hari. Untuk fasilitas kesehatan seperti Puskesmas   khusus melayani alat kontrasepsi implan dan IUD. Praktek Bidan Mandiri melayani suntik bagi akseptor baru maupun ulangan sedangkan potensi kader-kader PPKB/Sub PPKBD melakukan  pendistribusian alat kontrasepsi Pil dan Kondom.

“Inilah yang mendorong beberapa Kabupaten melampaui target,”jelas Abdurahman Nango

Ia menambahkan, pelayanan diberikan secara gratis baik kepada akseptor baru maupun lanjutan.

“Cukup  membawa KTP meski belum memiliki Kartu JKN, Akseptor mendapat pelayanan dengan cuma-cuma. Alat kontrasepsi yang diberikan yaitu IUD, Implan, Suntik, Pil dan Kondom,’imbuhnya

BKKBN Kerahkan Kader Lapangan Layani Akseptor Datang Langsung ke Rumah

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00