Pemkab Boalemo Peringati Hari Asyura 10 Muharram 1444 Hijriah

KBRN, Gorontalo : Hari Asyura atau bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT bagi umat islam. Pada Bulan Muharram ini banyak hikmah yang bisa diambil salah satunya diterimanya taubat Nabi Adam AS atas segala dosa-dosanya. 

Hal ini ditegaskan Sekertaris Daerah Sekda Boalemo Dr. H. Sherman Moridu, M.Pd pada Peringatan Hari Asyura Sepuluh Muharram 1444 Hijriah tahun 2022 Miladiyah tingkat Kabupaten Boalemo yang dilaksanakan di Masjid Agung Baiturrahmah, Ahad (07/08/22).

Menurut Sekda, peringatan hari asyura, sebagai momentum bagi kita umat islam, untuk mengevaluasi sudah sejauh mana amalan yang dilaksanakan selama di tahun 1443 Hijriah.

"Peringatan Hari Asyura 10 Muharram tahun 1444 Hijriyah yang pertama untuk di tingkat kabupaten Boalemo, mari hari Asyura 10 Muharram 1444 Hijriyah ini kita jadikan sebagai bulan momentum untuk saling mengintrospeksi diri Bagaimana amalan kita selama tahun 1443 Hijriyah. Kenapa hal ini menjadi bulan introspeksi diri karena kita mengenal sejarah kenabian di tahun Hijriyah ini adalah begitu diselamatkan dari berbagai kesulitan yang dialami oleh para nabi-nabi kita sebelumnya.  Nabi Adam di Saudi ampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala pada saat setelah melanggar satu larangan yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta'ala akhirnya di sepuluh Asyura bulan Muharram ini diampuni dosa oleh Allah subhanahu wa ta'ala.” Kata Sekda. 

“Di momentum 10 Muharram ini, bagaimana penyampaian saya tadi bahwa kita jadikan ini bulan interspek sendiri bulan untuk lebih meningkatkan seluruh Amalia kita dan juga bulan silaturahmi karena ini adalah hal yang sangat terbaik bulan yang terbaik dan juga kita dapat melaksanakan puasa sunah" tambah Sherman.  

Peringatan Hari Asyura 10 Muharram 1444 Hijriah diisi dengan ceramah agama yang disampaikan  H. Asrul Lasapa, S.Ag  yang juga selaku Koordinator Bidang Pendidikan Madrasah Pada Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo. Menurut Asrul, peringatan 10 Muharram menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan umat islam untuk mengambil hikmah dan meneladani kisah dari para nabi yang diselamatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala pada bulan Muharram ini. 

“Peringatan 10 Muharram ini Adalah peringatan yang rutin dilaksanakan oleh umat islam dan ada banyak hal yang bisa kita ambil hikmah dari peringatan 10 Muharram ini diantaranya adalah meneladani para hamba-hamba Allah para nabi Allah pada 10 Muharram ini berdasarkan riwayat diselamatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dari perjuangan-perjuangan mereka melawan orang-orang yang menentang ajaran Allah subhanahu wa ta'ala lewat itu diselamatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala pada bulan Muharram ini” Ungkap Asrul.

“Artinya bahwa setiap perjuangan itu butuh pengorbanan dan tetap harus meminta pertolongan dari allah subhanahu wa ta'ala yang demikian riwayat para nabi Allah ini bisa menjadi pedoman bisa menjadi teladan bagi kita untuk melangkah dalam kehidupan bermasyarakat bernegara maupun beragama” terangnya. 

Peringatan Hari Asyura sepuluh Muharram  1444 Hijriah tingkat Kabupaten Boalemo turut dihadiri para Pimpinan OPD, Kepala Kantor Kementrian Agama Boalemo Sabara K. Ngou yang diwakili Kasie Bimas Islam Wani Tuki, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar