Kakanwil Kemenag Syafrudin Baderung Dorong Penghulu Gorontalo Tingkatkan Kompetensinya

Rapat Kerja Wilayah, Asosiasi Penyuluh Republik Indonesia (APRI) Provinsi Gorontalo Di Villa Kencana Boalemo

KBRN, Gorontalo : Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Gorontalo melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2022. Kegiatan yang dilaksanakan di Villa Kencana Kabupaten Boalemo tersebut dibuka, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo Syafrudin Baderung, Ahad (7/08/22).

Seusai membuka kegiatan tersebut Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Syafrudin Baderung mengutarakan, rakerwil ini sangat penting didalam rangka menguatkan kompetensi dan kualitas para penghulu. Menurut Kakanwil, tugas dan tanggungjawab penghulu tidak hanya melakukan pelayanan pengesahan akad nikah dan rujuk semata, tetapi lebih dari itu para penghulu berada di garis depan dalam membimbing, membina dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

“Asosiasi Penghulu Republik Indonesia atau APRI Provinsi Gorontalo melakukan kegiatan yakni penguatan kompetensi para penghulu. Hal ini sangat penting karena kita tau bahwa teman-teman penghulu memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar yang berkaitan dengan keberagamaan dan kehidupan beragama dimasyarakat. Para penghulu tidak hanya tugasnya menikahkan, melakukan pencatatan tetapi cukup banyak hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat yang ditangani oleh para penghulu, misalnya saja tentang permasalahan warisan, cerai, rujuk  dan juga zakat, wakaf dan juga sampai ke halal itu menjadi bagian penting dari tugas teman-teman penghulu”. Ungkap Syafrudin Baderung. 

“Penguatan ini diharapkan bisa mencari solusi atau jalan-jalan terbaik untuk perbaikan kompetensi dan kualitas teman-teman penghulu di Provinsi Gorontalo ini” Harap Kakanwil.

Sub Koordinator Seksi Kepenghuluan dan Bina Keluarga Sakinah, Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo H. Rizan Adam, sekaligus Pemateri pada kegiatan ini berharap, kepala Kantor Urusan Agama KUA dapat mengkoordinasikan seluruh penyuluh non ASN untuk bagaimana memiliki pengetahuan tentang penguatan moderasi beragama. 

“Dalam kesempatan ini saya memberikan penguatan Moderasi beragama bagi para penyuluh juga menitipkan bagaimana para Kepala KUA bisa juga mengkontrol dan mengkoordinasikan para penyuluh non ASN harus memiliki penguatan moderasi beragama. Di KUA ini ada 8 orang penyuluh non ASN yang juga merupakan bagian koordinasi dari kepala-kepala KUA, jadi disamping mereka kita berikan penguatan Moderasi Bergama juga para penyuluh kita minta untuk bisa diperhatikan oleh Kepala KUA sehingga mereka benar-benar moderat dalam urusan beragamaan” Kata Rizan Adam.

Sementara itu, Hasan Dau selaku Ketua Panitia menyampaikan, Rapat Kerja Wilayah ini merupakan Rakerwil Pertama yang dilaksanakan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Provinsi Gorontalo.  

“Kegiatan Rakerwil Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Provinsi Gorontalo ini untuk pertama kalinya dilaksanakan Pengurus APRI Provinsi Gorontalo”. tutur Hasan Dau.

Hasan Dau berharap melalui kegiatan ini para penghulu dapat meningkatkan kompetensinya, sehingga para penghulu tidak hanya focus pada tugas dan fungsi sebagai nikah rujuk tetapi juga bisa berbaur dengan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan yang bersifat sosial. 

“Asosiasi Penghulu Republik Indonesia ini adalah organisasi baru di Kementerian Agama khususnya dibidang Bimas dan sudah terdaftar di Kemenkum HAM. Banyak Langkah-langkah strategi yang bisa dilakukan oleh penghulu itu sendiri, disamping melaksanakan tukposinya sebagai nikah rujuk juga penghulu diharapkan bagaimana bisa berbaur dengan masyarakat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang juga bersifat sosial dan lain sebagainya” Terangnya.

Turut Hadir Pada kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Boalemo Sabara K. Ngou yang diwakili Kasie Bimas Islam Wani Tuki. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar