Merlan Uloli Titip Pesan Kepada Santri Pesantren Azharul Khairat Gorontalo

Wabup Merlan Uloli menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Tilawah dan Tahfidz yang dirangkaikan dengan penamatan santri pada satuan pendidikan PAUDQU dan MADIN Pesantren Azharul Khairat Gorontalo, Selasa (5/7/2022). Foto: Diskominfo

KBRN, Gorontalo: Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli, mengajak para santri Pesantren Azharul Khairat untuk berani menolak perlakuan tidak sopan dari orang lain yang tidak dikenal.

Ajakan ini digaungkan Merlan saat menghadiri acara wisuda Tilawah dan Tahfidz yang dirangkaikan dengan penamatan santri pada satuan pendidikan PAUDQU dan MADIN Pesantren Azharul Khairat Gorontalo, Selasa (5/7/2022).

Wabup Merlan mengatakan semua pihak terutama anak dan orang tua untuk terus waspada dan mengawas diri dari perlakuan yang tidak sopan dari orang lain yang ditujukan kepada anak khususnya kaum perempuan.

“Kita harus berani menolak jika mendapatkan perlakuan yang tidak sopan, khususnya kepada para kaum perempuan. Para guru dan orang tua harus menjaga dan mengajarkan kepada anak akan hal ini,”kata Merlan yang juga Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Bone Bolango itu.

Orang nomor dua di Bone Bolango itu, mengungkapkan saat ini daerah yang dipimpinnya bersama Bupati Hamim Pou merupakan zona merah untuk tingkat pencabulan anak dengan angka tertinggi di Provinsi Gorontalo.

“Ini sangat miris dan kejahatan, ini bukan direncanakan tetapi karena ada kesempatan, maka ini harus dibuang jauh jangan menitipkan anak kepada yang kita tidak kenal, apalagi berlawanan jenis,”ungkap Merlan.

Sangat miris lagi tambah Merlan pelaku pencabulan tersebut adalah orang terdekat dan keluarga menganggap ini aib serta tidak mau melaporkan yang akhirnya terbongkar jika sudah terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Maka mari sama-sama kita memerangi ini agar tingkat pencabulan bisa kita tekan,”pungkas Srikandi Bone Bolango itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar