Ketersediaan Dokter Di Gorontalo Belum Sejalan Dengan Jumlah Penduduk

Foto Bobi

KBRN,Gorontalo:Provinsi Gorontalo mengalami kekurangan tenaga Dokter baik di rumah sakit maupun Puskesmas.

Secara keseluruhan dokter di Provinsi Gorontalo baik Dokter Spesialis maupun Dokter umum saat ini sebanyak 600 orang.

Jumlah ini dinilai tidak sejalan dengan jumlah penduduk Provinsi Gorontalo yang mencapai 1, 3 juta jiwa lebih,ungkap Ketua terpilih Ikatan Dokter Indonesia(IDI) Provinsi Gorontalo dr. Abdul Rohman Muhammad

Dikatakan dari sisi pelayanan saat ini 1 banding 2 ribu artinya 1 dokter melayani 2 ribu masyarakat. Jika ditinjau dari jumlah penduduk Provinsi Gorontalo, seharusnya idelainya itu 1 berbanding 700.

Menurutnya kekurangan dokter ini juga akan berdampak pada pemerataan Dokter di Kabupaten Kota.   

“kita banyak kekurangan dokter tapi dokter apa yang kurang, dokter umum atau dokter spesialis, jadi kita harus berkolaborasi dengan pemerintah untuk memberikan beasiswa, jangan hanya berteriak kurang tapi harus ada kontribusi dari Pemerintah daerah, begitu juga distribusi harus berkoordinasi dengan IDI, meski kita tidak punya kewenangan tapi setidaknya kita bisa mengarahkan kan IDI bisa mengatur”ujarnya.

Dari 600 jumlah dokter ini sebagian besar terfokus di Kota Gorontalo sebanyak 250 dokter, Kabupaten Gorontalo 156 dan selebihnya dibawah 75 dokter tersebar di Kabupaten Bone bolango, Boalemo, Pohuwato dan Gorontalo Utara.

Dokter Toni sapaan dari Abdul Rohman Muhammad menambahkan pihaknya juga akan memperjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan Dokter dengan menaikkan tunjangan.

Dalam menjalankan tugas seluruh Dokter diminta agar menjunjung tinggi kode etik dan Undang-undang praktek kedokteran serta profesional dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar