Bincang Santai Bahas Kemajuan Daerah Mewujudkan Masyarakat Sejahtera

Foto Bobi

KBRN,Gorontalo:Lepas dari rutinitas agenda pemerintahan seharian pagi hingga sore, bukan berarti aktifitas terhenti. Hal ini ditunjukan wali kota Gorontalo Marten Taha, meski di malam hari tetap dimanfaatkan untuk

berbincang dengan kerabat guna mendapatkan masukan dalam menunjang program pembangunan kemasyarakatan.

Marten Taha bersama Totok Bachtiar, Risman Taha, Roy Hasiru dan Kamal Dali duduk santai di salah satu Rumah Makan di Kota Gorontalo duduk santai

berbincang terkait kemajuan kota Gorontalo,selasa malam(17/01/2022).

“Saya ke sini malam ini, memang hanya untuk nongkrong dan bincang santai. Tadi sebelum ke sini, istri saya tanya mau kemana pak? Saya bilang cuma mau ke sebelah rumah sebentar,” ujar Marten Taha,mengawali perbincangan.

Sambil duduk santai, Perbincangan pun dimulai membahas terkait berbagai program yang akan dilaksanakan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat baik di Kota Gorontalo maupun Provinsi Gorontalo pada umumnya.

Sektor pendidikan, ekonomi, sosial, pembangunan infrastruktur termasuk keagamaan menjadi topik pembahasan di momen Malam itu,ungkap Roy Hasiru.

Lanjut Roy meski tidak formal tetapi banyak ide yang disampaikan pak Marten yang pada intinya semuanya demi kemajuan daerah dan bagaimana masyarakat bisa hidup sejahtera, aman dan nyaman.

Sementara itu Totok Bachtiar menilai Marten Taha sosok pejabat yang enjoy dan orangnya sangat peduli terhadap pembangunan di Kota Gorontalo.

"selama menjabat sebagai wali kota Gorontalo sudah banyak keberhasilan yang dicapai, perubahan wajah kota saat ini juga berubah drastis bahkan banyak prestasi ditorehkan di tingkat nasional"tuturnya

Dari segi kepemimpinannya Marten Taha tidak birokratis dan sangat berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan karena beliau tidak mengingkan ada pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.

“Bagi saya Marten Taha, adalah sumber inspirasi saya dalam banyak hal, termasuk dalam politik dan pemerintahan,”tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar