Monev di KUA Bone Bolango ini yang dikatakan Kemenag

KBRN Gorontalo:  Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) Arfan A. Tilome bersama Tim Sub Bagian Tata Usaha melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kinerja pada 5 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di Wilayah Bone Pesisir, KUA Kabila Bone, KUA Bonepantai, KUA Bulawa, KUA Bone Raya dan KUA Bone,  

Dalam kunjungan tersebut kakankemenag mengatakan perihal kunjungan atau Monev kali ini bertujuan untuk meninjau dan mengontrol barang-barang milik Negara (BMN) yang berada di Unit Kerja KUA Kecamatan.

“Tujuan kami datang ke 5 KUA Wilayah Bone Pesisir ini adalah untuk meninjau atau mengontrol barang-barang milik Negara, jangan sampai dicatatan kami di kemenag masih dalam keadaan baik padahal barang tersebut sudah tidak layak pakai sehingganya itu akan kita catat sesuai dengan kondisi barang yang ada sekarang dan juga kami melihat barang yang belum tercatat di kemenag tapi sudah ada di KUA maka itu akan kami catat dan akan diinput pada Aplikasi BMN yang ada pada Kami dan menjadi laporan di Kementerian Keuangan R.I,” Jelas Arfan.

Selanjutnya kakankemenag menambahkan selain mengontrol BMN juga meninjau file atau data Kepegawaian, dan file-file Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Keuangan pada KUA.

“Selain mengontrol BMN kami juga meninjau file data pegawai yang ada di KUA jangan sampai data atau kearsipannya tidak tertata dengan baik dan juga file-file Laporan pertanggung jawaban mengenai Keuangan pada KUA apakah sudah sesuai aturan sehingga tidak akan ada masalah dikemudian hari,” ungkap Arfan.

Terakhir Arfan berharap kepada seluruh ASN yang berada di KUA Bone Pesisir teruatama di 5 kecamatan tersebut dapat menjaga fasilitas Negara dengan baik.

“Saya Berharap kepada PNS atau Non PNS yang berada di 5 KUA Kecamatan Bone Pesisir agar dapat menjaga Fasilitas Negara ini dengan baik karena setiap barang yang berada di KUA itu adalah Barang Milik Negara (BMN) dan itu tercatat di Kementerian Keuangan.” Pungkas Arfan.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar