Tertarik Penerapan ETPD Hingga ke Desa, Pemda Siak Ingin Adopsi Aplikasi SIKAP Bone Bolango

Kunjungan study tiru Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau, yang dipimpin langsung Wakil Bupati Siak, Husni Merza, dan diterima secara langsung Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, di RM. Miranti Indah, Sabtu (27/11/2021). Foto: AKP/Diskominfo

KBRN, Gorontalo: Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali mendapat kehormatan kunjungan study tiru terkait dengan pelaksanaan program konservasi dan penyelenggaraan penatausahaan keuangan non tunai sampai ke tingkat desa oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Kunjungan study tiru kali ini dari salah satu daerah di Pulau Sumatera, yakni Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau, yang dipimpin langsung Wakil Bupati Siak, Husni Merza, dan diterima secara langsung Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, di RM. Miranti Indah, Sabtu (27/11/2021).

Di hadapan Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Wakil Bupati Siak, Husni Merza mengungkapkan ketertarikannya terhadap penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kabupaten Bone Bolango. Dimana semuanya serba digital, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten, kecamatan, dan desa.

“Apalagi penerapannya hingga ke tingkat desa, ini kami sangat tertarik sekali. Ternyata transaksi non tunai di Bone Bolango itu, bukan hanya di tingkat OPD kabupaten, tetapi sampai di desa. Bahkan di desa sudah ada user, checker dan maker, serta ada approval,”ungkap Wabup Siak, Husni Merza.

Husni Merza pun mengungkapkan keinginannya untuk mengadopsi aplikasi yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, yakni aplikasi SIKAP (Sistem Integrasi Keuangan dan Pendapatan Daerah) yang selama ini digunakan dalam Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Sementara itu, Bupati Bone Bolango Hamim Pou didampingi Asisten III Bidang Administrasi Keuangan Iwan Mustapa, Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD), Jusni Bolilio, dan Kepala Bappeda-Litbang Basir Noho menjelaskan bahwa aplikasi SIKAP ini merupakan produk sendiri dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Dimana aplikasi ini dibuat sendiri oleh salah seorang ASN di BKPD Bone Bolango. Dijelaskan Bupati, pembuatan aplikasi SIKAP ini, tidak menggunakan konsultan dan sangat murah sekali kurang lebih Rp20 juta biaya pembuatan aplikasinya.

”Jadi pak Wabup Siak bersama rombongan, setelah kita presentasikan penerapan aplikasi SIKAP ini. Mereka sangat tertarik sekali dan meminta aplikasi ini bisa dikerjasamakan, nanti ada MoU pemanfaatan aplikasi SIKAP ini,”jelas Bupati Hamim.

Bupati Hamim menuturkan pada prinsipnya Pemkab Bone Bolango siap.”Nanti kita akan melakukan kunjungan balik ke Kabupaten Siak, dan rencananya MoU pemanfaatan aplikasi SIKAP ini akan ditandatangani disana,” tandas Bupati Hamim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar