Bone Bolango Sabet Sertifikat Eliminasi Malaria

Tim penilai eliminasi malaria Kemenkes RI saat melakukan uji petik instrumen penilaian eliminasi malaria di Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, beberapa waktu yang lalu. (Foto: Dikes Bone Bolango)

KBRN, Gorontalo: Kabupaten Bone Bolango, dipastikan akan menerima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia tahun 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, dr. Meyrin Kadir, mengungkapkan Sertifikat Eliminasi Malaria untuk Kabupaten Bone Bolango rencananya akan diterimakan langsung oleh Kemenkes RI kepada Bupati Bone Bolango pada acara peringatan Hari Kesehatan Nasional bulan November 2021 di Jakarta.

Dikatakan Meyrin Kadir, Kabupaten Bone Bolango merupakan kabupaten ketiga di Provinsi Gorontalo yang mengajukan penilaian eliminasi malaria ke Kemenkes RI.“Berbagai upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango bekerjasama dengan Puskesmas dalam meraih Sertifikat Eliminasi Malaria ini,” kata Meyrin, Kamis (21/10/2021).

Upaya yang dilakukan untuk bisa meraih Sertifikat Eliminasi Malaria tersebut, sebut Meyrin Kadir, di antaranya meningkatkan koordinasi lintas sektor baik Pemerintah Daerah, kecamatan sampai ke tingkat desa.

Kemudian memperketat kegiatan surveilans migrasi malaria bagi pendatang dari luar daerah Bone Bolango dengan melakukan pemeriksaan malaria terutama di pintu-pintu masuk perbatasan Kabupaten Bone Bolango.

Tidak hanya itu, kata Meyrin, Pemerintah daerah maupun Pemerintah Desa juga telah membuat suatu regulasi yang mengatur tentang eliminasi malaria di Kabupaten Bone Bolango dalam bentuk Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2020 dan Peraturan Desa yang merupakan daerah tambang tentang surveilans migrasi malaria di daerah tambang.

Upaya selanjutnya, meningkatkan skrining malaria di daerah-daerah tambang sebagai upaya deteksi dini penyakit malaria. Meningkatkan perilaku hidup bersih di masyarakat, dan meningkatkan kegiatan pengendalian vector malaria dalam bentuk larvasidasi di daerah yang memiliki tempat perindukan nyamuk dan pemberian kelambu berinsektisidasi bagi penduduk yang tinggal di daerah endemis dan daerah pertambangan.

Lalu, meningkatkan upaya promotive dan preventif dalam pengendalian malaria berupa pemasangan spanduk dan baliho yang berisi informasi tentang malaria di tempat- tempat umum yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

“Alhamdulillah Tim Penilai Eliminasi malaria Kemenkes RI sangat senang melihat antusiasme Kabupaten Bone Bolango dalam meraih sertifikat eliminasi malaria,”ucap dr. Meyrin Kadir.

Ditambahkannya, Kemenkes sendiri pada bulan Juni 2021 yang lalu telah melaksanakan uji petik penilaian eliminasi malaria di Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penilaian eliminasi malaria secara virtual yang tekah dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2020.

Tim Eliminasi Malaria Kemenkes RI diterima langsung oleh Bupati Bone Bolango Hamim Pou di rumah pribadi.”Mereka pada tim penilai, di antaranya Dr. Ferdinand J. Laihad, M.Ph.M selaku Ketua Komite Penilaian Eliminasi Malaria, Drs. Winarno, M.Sc sebagai Ketua Tim Working Group Malaria dan Komisi Ahli Vektor, dan Nur Asni, SKM sebagai crosschecker substansi malaria Kemenkes RI,” pungkas Meyrin Kadir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00