Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabara Sampaikan 3 Hikmah Maulid

KBRN, Gorontalo : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo H. Sabara K. Ngou diamanahkan menyampaikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H Tingkat Kabupaten Boalemo dengan tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad untuk Membentuk Pribadi yang Berintegritas” di Masjid Baiturrahman Tilamuta, (18/10/21).

Peringatan Maulid Nabi yang digelar bersama Pemerintah Daerah tersebut berlangsung khidmat. Dalam kesempatan itu, Sabara membawakan hikmah maulid yang Ia rangkum dalam 3 (tiga) pokok penting.

Pertama, menjadikan Nabi Muhammad sebagai suri tauladan dalam segala aspek kehidupan. Sabara menjelaskan menjelang kelahiran Rasulullah, banyak peristiwa penting terjadi yang diceritakan dalam sejarah islam. Dan jika dilihat dari 25 Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah di Muka Bumi, ternyata hanya Nabi Muhammad SAW yang diperingati hari kelahirannya. Karena Nabi Muhammad adalah manusia yang paling dimuliakan oleh Allah SWT.

“Bahkan di Gorontalo sendiri peringatan maulid Nabi dilakukan dengan 2 versi yakni secara nasional dan tradisional seperti apa yang kilakukan pada malam ini dan akan dilanjutkan dengan zikir sepanjang malam. Olehnya, marilah kita contohi kehidupan Nabi, baik dari cara berumah tangga, bertutur kata dan sebagainya dalam segala aspek kehidupan,” terang Sabara.

Yang kedua lanjut Sabara adalah, Rasulullah diutus oleh Allah dimuka bumi sebagai rahmat bagi seluruh alam. Rasulullah diutus oleh Allah untuk menyempurnakan budi pekerti, jika sekiranya Allah tidak mengutus Muhammad maka betapa jahiliyyahnya manusia sampai hari ini. Bahkan hari ini umat manusia bisa hidup tenang karena perjuangan Rasulullah SAW.

“Hari ini kita bisa beribadah dengan tenang karena perjuangan Rasulullah. Kaum wanita juga bisa tenang karena perjuangan Rasulullah. Dulu kalau anak perempuan yang lahir maka akan dikubur hidup-hidup karena wanita dianggap akan merusak nama baik keluarga. Bahkan masih banyak kejadian lain yang terjadi sebelum Rasulullah diangkat menjadi Nabi,” jelasnya.

Hikmah ketiga yang bisa diambil dari peringatan maulid adalah menumbuhkan ajaran-ajaran yang dibawa oleh Nabi SAW. Ketika menjelang wafat Rasulullah menyampaikan pada sahabatnya, “Aku tinggalkan kepada kamu dua pusaka, kamu tidak akan sesat selama kamu berpegang pada dua pusaka itu yaitu  Al-quran dan sunnah Rasul.

“Betapa mulianya ketika kita pemperingati Maulid Nabi ini dan kita menumbuhkan ajaran dan syariat yang ditinggalkan oleh Allah SWT. Dengan peringatan Maulid malam ini, semoga kita menjadi orang-orang yang mencintai Nabi, dan mari kita berzikir dan membesarkan Nabi Muhammad. Semoga kita mendapatkan syafaat pada hari akhir nanti karena sesuai dengan janji Allah hanya Nabi Muhammad yang dapat memberikan syafaat pada umatnya,” tandasnya. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00