Dampak PPKM, Kemensos RI Salurkan Bantuan Pangan dan BST di Kota Gorontalo

Foto Humas
Foto Humas

KBRN,Gorontalo:Pemerintah kota Goronalo salurkan bantuan kementerian Sosial berupa beras dan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran bantuan beras dan (BST) ini diserahkan secara simbolis Wali Kota Gorontalo Marten Taha bersama Wakil Wali Kota Rian Kono di Rumah dinas Wali Kota,Rabu(28/07/2021)

Bantuan Kementrian Sosial ini upaya Pemerintah dalam meringankan beban masyarakat dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditengah Pandemi Covid 19.ungkap Wali Kota

Marten Taha mengatakan selain bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah Kota juga menyediakan bantuan melalui APBD termasuk dari pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Banyak bantuan-bantuan dan itu akan bergulir terus karena pemerintah tau masyarakat kita itu dalam keadaan atau kondisi yang susah karena dibatasi kan aktifitas kita, tokoh-tokoh ditutut sehingga pemerintah meluncurkan berbagai bantuan”imbuhnya   

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Gorontalo Tomi Jahya menyampaikan proses penyaluran dilakukan secara bertahap selama tiga hari.

Ia memastikan penerima bantuan ini harus tepat sasaran dan jika dalam menyaluran tidak sesuai maka akan diganti kepada warga yang berhak menerima   

“Untuk distribusi beras, BST dan PKH ketika bermasalah ditingkat dibawah, pindah atau meninggal itu dimungkinkan akan diganti tetapi khusus untuk BST ketika tidak ditemukan dilapangan orangnya itu tidak bisa diganti karena belum ada juknisnya ”jelasnya    

Tomi Jahya mengungkapkan secara keseluruhan jumlah penerima bantuan pagan dan BST di kota Gorontalo sebanyak 14.653 KPM terbagi atas KPM Pemeriman Keluarga Harapan KPH 5.626 dan KPM BST 9.207 tersebar di 50 Kelurahan.

Proses pendistribusian bahan pangan dilaksanakan selama tiga hari, hari pertama untuk kecamatan Dumboraya, Kota Timur dan Kota Selatan. Hari kedua kecamatan Hulontalangi, Kota Barat dan Dungingi serta hari ketiga kecamatan Kota Tengah, Kota Utara dan kecamatan Sipatana.

Dalam Proses penyaluran bantuan tersebut menerakan Protokol kesehatan secara ketat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00