Bupati Hamim Minta Beras Fortivit Yang Dibagikan Tidak Diperjualbelikan

Dok.Infokom

KBRN, Bone Bolango : Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, memberi apresias kepada Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel yang sudah berupaya mendatangkan beras Fortivit di Gorontalo dalam menekan angka stuntnig.

Menurut Hamim, beras fortivit yang dibagikan  Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, sangat baik untuk mencegah serta menanggulangi stunting yang sekarang ini sedang menjadi isu nasional, provinsi, bahkan kabupaten.

“Di Bone Bolango sendiri kita masih punya puluhan desa stunting. Oleh karena itu, ada intervensi dan perlakuan khusus untuk desa tersebut dimana bayi atau balitanya kami beri makanan tambahan, vitamin maupun obat-obatan hingga susu yang didanai melalui Dana Desa,” kata Hamim.

Pihaknya juga mendorong para petani dalam setiap musim tanam bisa menggunakan, serta memproduksi beras organik atau premium dalam rangka memperbaiki standar gizi di Bone Bolango. "Kita mendorong para petani untuk melakukan 3 kali musim tanam dan panen serta memakai beras organik atau premium guna memperbaiki standar gizi di Bone Bolango,” tutur Hamim.

Dia berharap beras fortivit yang dibagikan oleh Rachmat Gobel untuk dikonsumsi, dan tidak diperjualbelikan.

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, menilai apa yang diberikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, merupakan bantuan yang sangat mulia. Sebab menurutnya di dalam beras Fortivit terdapat kandungan vitamin. “Di dalam beras itu ada vitamin A, B, zing dan asam folat jika dibeli vitamin ini mahal. Jadi ini sudah dibuat dalam satu kemasan beras,” ujar Febby.

Febby Novita mengungkapkan selain berguna mencegah stunting, beras fortivit juga berguna untuk meningkatkan stamina dan imunitas tubuh, melancarkan sirkulasi darah, menjaga fungsi jantung, saraf, otak, mata, dan telinga, menjaga sistem reproduksi, pencernaan, dan kesehatan tulang.

“Di tengah pandemi sekarang ini, kita sangat perlu untuk mengonsumsi beras fortivit dan ini jika terus dikonsumsi bisa terlihat hasilnya serta sudah terbukti di wilayah lain di Indonesia,” ungkap Febby 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00