PPKM Mikro di Gorontalo Dinilai Belum Maksimal

Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Rusli Nusi (Foto : RRI Gorontalo)

KBRN, Gorontalo : Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Gorontalo di nilai belum berajalan  maksimal. Sejak diberlakukan  PPKM Mikro di Gorontalo hingga saat ini perlu dilakukan evaluasi. Hal ini berkaitan dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Gorontalo.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan terjadi kenaikan kasus aktif corona yang signifikan akibat mulai abainya masyarakat dengan kepatuhan protokol kesehatan dalam sebulan terakhir.

"Kepatuhan masyarakat terhadap prokes, secara signifikan berpengaruh terhadap kenaikan kasus aktif di suatu wilayah" kata Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Rusli Nusi, Rabu (23/6/2021)

PPKM berskala Mikro menurut rencana akan diperpanjang kembali dengan penerapan secara ketat serta akan memberlakukan sanksi Perda Covid-19. Menurut Rusli Nusi, razia yang dilakukan selama ini hanya bersifat teguran saja.

Diketahui hingga 15 Juni 2021, total warga yang positif COVID-19 di Provinsi Gorontalo sebanyak 5.575 orang. Sehingganya Prokes harus dapat ditingkatkan dipantau melalui posko di tingkat desa dan kelurahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00