Pemda Boalemo Gelar Penilaian Kinerja Konvergensi Penanganan Stunting

KBRN Gorontalo : Penilaian Kinerja dalam upaya pencegahan dan Penurunan Stunting terintegrasi merupakan wewenang dan tanggungjawab Pemerintah Provinsi untuk melakukan pembinaan dan pengawasan serta mengevaluasi pelaksanaan program penanganan Stunting di setiap Daerah. Pembinaan, pengawasan serta evaluasi yang dilakukan ini untuk melihat sejauh mana  kebijakan serta pelaksanaan program dan anggaran untuk mengintervensi  penanganan Stunting. 

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Boalmo, Ir H. Anas Jusuf   ketika membuka  Penilaian Kinerja Aksi 5, 6, 7 dan 8 Konvergensi Penanganan Stunting Tingkat Kabupaten Boalemo, Selasa (22/6/21). 

Menurut Anas, Penilaian Kinerja ini Pemerintah Provinsi akan mengkoordinasikan keterlibatan Institusi non Pemerintah dalam mendukung aksi konvergensi integrasi percepatan dan pencegahan Stunting. Bahkan Pemerintah Provinsi akan memberikan fasilitas dan dukungan teknis dalam penyelenggaraan aksi konvergensi integrasi yang efektif dan efisien. 

“Penilaian Kinerja dalam upaya penurunan stunting terintegrasi merupakan wewenang dan tanggungjawan pemerintah Provinsi di antaranya memberikan pembinaan, Pemantauan dan evaluasi dan tindak lanjut provinsi atas kebijakan serta pelaksanaan program dan anggaran penyediaan intervensi prioritas di Kabupaten”. Ungkap Anas.

Anas Jusuf menambahkan, pelaksanaan penilain Kinerja Aksi Konvergensi Penanganan Stunting merupakan pembinaan kinerja Kabupaten dalam meningkatkan  keterpaduan intervensi Gizi, yang bertujuan untuk mengetahui aspek kerja apa saja yang sudah baik atau  masih perlu di tingkatkan lagi.

“Kinerja Intervensi penurunan stunting terintegrasi merupakan upaya pembinaan dan pengawasan kinerja Kabupaten Boalemo dalam meningkatkan keterpaduan intervensi Gizi. Intervensi Gizi ini bertujuan untuk mengetahui aspek kerja apa saja yang sudah baik ataukah ada yang masih perlu di tingkatkan lagi” Lanjutnya.

Dengan Adanya perhatian dari Pemerintah daerah di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan edukasi, penyelarasan, perencanaan, penganggaran dan pengendalian akan arti pentingnya pemenuhan Gizi spesifik dan gizi sensitif. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00