Kongres PAN ke V di Kendari Gorontalo belum mempunyai Pilihan

KBRN Gorontalo: Pemilihan Ketua Umum PAN Periode 2020-2025   akan diselenggarakan di Kendari pada tanggal 10 sampai 12 Februari 2020. Kongres ke V ini  mencalonkan  empat kandidat yang akan bertarung yakni  Zulkifli Hasan,Drajat Wibowo,Mulfari Harahap dan Absan Amnur.

Ketika dikonfirmasi kesiapan PAN di Gorontalo terhadap Kongres ini Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional Provinsi Gorontalo Fadli Hasan mengatakan Gorontalo pada prinsipnya  belum mempunyai pilihan sebelum mendengar peryantaan visi misi dan dukungan dari masing-masing DPD dan DPW seluruh Indonesia .

“kami berharap pada saat kongres ada debat kandidat yang dibuka untuk membawa bahwa PAN kedepan lebih maju,sebab sebelumnya PAN sempat anjlok sampai urutan ke 8 secara Nasional,kami berharap ketua umum kedepan memposisikan diri untuk pemilu 2024 seperti apa,apakah mendukung pemerintah ataukah masih di blok oposisi atau diblok yang tidak menganggu pemerintah sama sekali ,ini kami belum  tahu.”jelas Fadli Hasan

 Menurutnya, pada prinsipnya jati diri PAN dari kemimpinan Zulkifli Hasan ada plus dan minusnya ,dilihat  otomatis PAN secara Nasional turun dibawa kepemimpinan Zulkifli Hasan

“Namun kami sangat mengapresiasi bahwa Zulkifili hasan karena  konsulidasinya yang mampu mendapatkan kursi MPR .dan memposisikan PAN untuk menempatkan satu orang Mentri di Kabinet Menpan RB dan alhamdulilah masih bertahan sebagi wakil ketua MPR,ini prestasi Zulkifli Hasan”Ungkap Fadli Hasan.

Sosok Kepemimpinan PAN nanti kata Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional Provinsi Gorontalo menginginkan agar Pimpinan PAN yang terpilih harus melakukan konsulidasi internal

“Diharapkan pemimpin yang baru dapat menyatukan kembali kader-kader yang kemarin sempat menyebrang ke partai yang lain, kemudian perkaderan lebih ditingkatkan dan PAN harus mempunyai sikap ataupun karakter yang lebih jelas ,bahwa satu-satunya partai yang berdiri pada saat reformasi adalah PAN yang mengedepankan persoalan reformis”tambah Fadli Hasan

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00