Partai Golkar Gorontalo Isyaratkan Cabup yang Diusulkan Bisa dari Luar Partai

KBRN, Gorontalo: Tahapan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 di Gorontalo yakni di Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango sudah dimulai pasca diluncurkan secara resmi rangkaian tahapan oleh KPU masing-masing daerah.

Tahapan pengumuman pendaftaran pasangan calon dari jalur Partai Politik sesuai PKPU Nomor 15 tahun 2019 akan dimulai pada tanggal 16-18 Juni 2020. Artinya partai politik masih memiliki waktu yang cukup untuk melakukan survey dan menjaring aspirasi rakyat terkait sosok calon yang diinginkan masyarakat.

Menyikapi hal ini, Partai Golkar menyatakan segara melaksanakan Survey elektabilitas dan popularitas calon yang bakal diusung oleh partai berlambang pohon beringin itu.

“Saya sarankan khususnya intenal kami di Partai Golkar setelah melakukan survey, saya minta Pak Adhan, Pak Ishak dan Pak Weni Liputo ini dimasukkan dalam daftar yang akan disurvey. Kalau memang beliau tinggi surveynya di Kabupaten Gorontalo ya kita usulkan beliau sebagai calon dari Partai Golkar”kata ketua DPD 1 Partai Golkar Provinsi Gorontalo Rusli Habibie pada dialog di Rumah Kopi Mekar, Minggu(3/11/2019)

Ketiga nama yang disebut Rusli Habibie tersebut merupakan tokoh yang disurvey  Partai Golkar dan berasal dari luar partai. Dengan demikian ini mengisyaratkan Partai Golkar tidak menutup diri memasukan nama-nama yang dianggap berpengaruh di Gorontalo dalam survey.

“Jadi walikota, bupati, gubernur ini komitmen yang kita cari, punya keberanian”tambahnya

Rusli Habibie yang juga sebagai Gubernur Gorontalo ini juga berpesan jelang Pilkada ini hendaknya jangan mencari kesalahan orang lain, lapor sana sini tentang kesalahan orang lain tetapi beradu gagasan.

“Jadi harus dilihat secara komprehensif, yang pertama popularitas harus dikenal, yang ke dua elektabilitas harus ada, yang ke tiga isi tas. Kalau popularitas oke, elektabitas oke, isi tas tidak ada, jangan coba-coba masuk”tutup Rusli Habibie

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00