Tolak Mobnas Pimpinan, Kris Tantang Fraksi Nasdem – Amanat Himpun Tunjangan Transportasi Untuk Diberikan ke Rakyat

KBRN, Gorontalo : Polemik pengadaan mobil dinas baru untuk pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo yang ditolak oleh Fraksi Nasdem – Amanat mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Mohamad Kris Wartabone. 

Ia menjelaskan, sejak dilantik 19 September 2019, pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo masih menggunakan mobil dinas lama pengadaan 2014, Rabu (25/8/2021) 

Sementara dalam peraturan perundang – undangan, pimpinan DPRD itu diberi fasilitas kenderaan. Sedangkan untuk anggota diberikan tunjangan transportasi sebesar Rp 13 Juta perbulan. 

“Pimpinan dewan ini tidak menerima tunjangan transportasi, karena jabatannya mendapatkan kenderaan, sementara itu kita tidak mendapatkan kenderaan. Sementara Anggota DPRD ini menerima tunjangan transportasi itu Rp 13 Juta perbulan. Artinya selama 5 tahun mereka mendapatkan Rp 780 Juta. Kami tidak mendapatkan apa – apa” tegas Kris Wartabone

Jika benar penolakan Fraksi Nasdem - Amanat itu untuk kepentingan rakyat, Kris Wartabone menantang 8 anggota DPRD yang tergabung dalam fraksi Nasdem – Amanat untuk mengumpulkan tunjangan transportasi sebesar Rp 13 juta perbulan yang mereka terima untuk diberikan kepada rakyat.

“kalau bicara keprihatinan, semua porsinya sudah disiapkan oleh pemerintah daerah. Kalau mau bicara cuman masalah pimpinan, coba beranikah mereka 8 anggota DPRD dari fraksi yang menolak itu ada Rp 6 Milyar 240 juta berani mereka itu diserahkan kepada kepedulian seperti apa yang mereka sampaikan” kata Kris 

Kris menegaskan, pengadaan mobil dinas untuk pimpinan DPRD itu awalnya sudah ditolak oleh pimpinan DPRD. Tetapi pemerintah daerah berdalil hak mereka untuk melengkapi fasilitas pimpinan DPRD.

“kami menolak, tapi alasan pemerintah, itu bukan mobil hak pimpinan, tetapi hak pemerintah daerah harus melengkapi itu” tutup Kris Wartabone

Jikapun mobil dinas itu jadi diadakan, maka mobil tersebut tidak akan menjadi milik pimpinan DPRD. Berbeda dengan anggota yang menerima tunjangan transportasi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00