Polisi bekuk Bandar Judi Togel Online di Bone Bolango

Pelaku Judi Togel Online di Kabupaten Bone Bolango

KBRN Gorontalo: Tim Resmob Polda Gorontalo yang dipimpin Katim Resmob Polda Gorontalo, Ipda Sucipto Amboy kembali menangkap 4 (Empat) pelaku judi online yang beroperasi di Kabupaten Bone Bolango tepatnya di Desa Buidu Kec. Bulango Utara.Selasa(26/5/2020)Pkl 23.00.

 Empat pelaku tersebut masing-masing Lk. EA Alias Ucun (38 Tahun) selaku Bandar, FM (23 Tahun), RS (42 Tahun) dan juga AR (50 tahun) yang ketiganya bertindak sebagai Sub Agen/pengecer dari Judi Online di Kabupaten Bone Bolango.

Ipda Sucipto Amboy menjelaskan, penangkapan keempat pelaku ini berawal dari anggota opsnal Resmob Polda Gorontalo yang mendapatkan informasi dari masyarakat dimana telah terjadi tindak pidana Perjudian jenis Kupon Putih (Togel) yang terjadi di Kelurahan Bulotadaa Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo.

Atas laporan masyarakat tersebut Tim Resmob Polda Gorontalo langsung melakukan penyelidikan guna menemukan ada tidaknya laporan Perjudian Jenis Kupon Putih (Togel) tersebut.

Alhasil dari penyelidikan yang dilakukan, Tim Resmob Polda Gorontalo berhasil melakukan penangakapan terhadap salah seorang pelaku FM yang diduga sebagai Pengecer dari jenis Permainan Judi Kupon Putih (Togel) dengan menemukan barang bukti 1 (satu) Unit Handphone dan uang hasil pemasangan jenis judi kupon putih (Togel).

“Setelah dilakukan pengembangan dan berdasarkan keterangan dari FM, Tim Resmob Polda Gorontalo berhasil mengamankan ketiga pelaku dan barang bukti lainnya yang diantara salah satu pelaku merupakan Bandar dari judi togel online di Kabupaten Bone Bolango”, jelas Sucipto

Barang bukti yang berhasil diamankan dari keempat pelaku yakni 1 (satu) Unit Handphone Samsung flit, 1 (satu) Unit Handphone Samsung A10 warna hitam, 4 (empat) Unit rekapan togel), 1 (satu) buah tas warna coklat berisi rekapan togel, 2 (dua) Unit handphone Realme 5 warna biru, Nokia 216 warna biru, 1 buah atm BCA, 1(satu) Unit laptop jenis Toshiba warna hitam dan 1(satu) unit Keyboard warna hitam, serta uang Rp. 3.086.000 ditambah dengan uang dalam rekening bandar Rp. 4.883.000 dengan total keseluruhannya Rp. 7.969.000,” Jelas Sucipto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00