Kuliah Daring, Unisan Gorontalo 50% Terlaksana Sisanya Tahap Sosialisasi

KBRN, Gorontalo: Guna menindak lanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam pencegahan Covid 19 di lingkungan kampus, Universitas Ichsan Gorontalo saat ini sementara sosialisasi kepada dosen dan mahasiswa tentang Kuliah Dalam Jaringan (Kuliah Daring).

Rektor Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Abdul Gafar Latjoke ditemui RRI di halaman kampus Unisan, Jumat(20/3/2020) pagi menjelaskan, menerapkan Kuliah Daring itu butuh kesepakatan antara Dosen dan Mahasiswa. Selain itu ada jenis kuliah yang tidak dapat dilakukan secara online seperti Mata Kuliah Komputer.

Menurutnya, dosen tidak boleh hanya mengambil kebijakan sendiri tanpa persetujuan mahasiswa. Ia khawatir justru tidak maksimal karena fasilitas mahasiwa terbatas atau Gawai yang digunakan mahasiswa tidak aktif.

"Kita itu sudah 50 persen dosen melaksanakan kuliah daring, yang lain ini akan mengikuti dan sementara sosialisasi karena kuliah daring itu harus kesepakatan antara mahasiswa dengan dosen, tidak boleh hanya dosen mau katakan daring mahasiswa tidak siap"jelas Abdul Gafar Latjoke

"40 mahasiswa misalnya yang diajar, itu mereka punya kesepakatan 40 juga, nah inilah yang mau kita sosialisasi bagaimana mengatur ini"tambahnya

Disinggung apakah minggu depan dapat diterapkan secara maksimal?

"Iya, minggu depan"tegas rektor

Sebagai Rektor, Abdul Gafar Latjoke tidak ingin gegabah dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan. Ia menceritakan cukup banyak kampus yang menerapkan Kuliah Daring tetapi tidak maksimal.

"Kuliah daring itu banyak yang tidak berhasil, 40 mahasiswa atau 30 mahasiswa, yang mengikuti itu hanya 10 lebih karena tidak aktif handphonenya jadi ini yang menjadi permasalahannya"terangnya

Rektor Universitas Ichsan Gorontalo menambahkan, sosialisasi Kuliah Daring ini diselaraskan dengan pemantauan perkembangan daerah terkait Virus Corona Covid 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00