Gedung Pusat Studi Pendidikan Masyarakat PUSPENMAS diresmikan Rektor Eduart Wolok.

KBRN Gorontalo : Fakultas Ilmu Pendidikan ( FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat ini memiliki Pusat Studi Pendidikan Masyarakat (PUSPENMAS) dan Sekertariat Asosiasi Pendidikan Masyarakat Indonesia (APENMASI) Provinsi Gorontalo.

Pengresmian Gedung Pusat studi Pendidikan Masyarakat dilakukan Rektor UNG Doktor Eduart Wolok. Kepada RRI Doktor Eduart Wolok selasa (18/02/20) mengatakan, Pusat studi Pendidikan Masyarakat merupakan pengembangan dari pelaksanaan tri Dharman perguruan tinggi.

Dijelaskan, dengan adanya Pusat Studi dan Sekertariat APENMASI ini akan lebih mendekatkan hubungan antara UNG dengan Masyarakat. Sebagaimana Visi UNG kedepan Kontribusi UNG ke Masyarakat harus lebih Nyata.

Diharapkan dengan diresmikannya Pusat Studi ini menjadi jembatan pelaksanaan seluruh program UNG ke masyarakat, sehingga dapat bermanfaat dan dirasakan langsung  oleh masyarakat di luar kampus.

“pengresmian Pusat Studi Pendidikan masyarakat ini merupakan pengembangan dari pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi, dalam artian bahwa sahnya dengan keberadaan pusat studi maka kita lebih meningkatkan hubungan antara UNG dan Masyarakat. Dan tidak kalah penting adalah sesuai dengan visi kedepan bahwa sahnya kontribusi UNG ke masyarakat harus lebih riel”. Ungkap Eduart Wolok.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan  Arwil Dayanto mengutarakan, Pusat Studi ini menjadi wadah  peningkatan kompetensi  Dosen termasuk pencapaian Visi dan Misi Universitas.

‘‘Jadi ini wadah untuk meningkatkan kompetensi dosen dan sekaligus pencapaian visi misi jurusan sehingga lebih meningkatkan jurusan dengan masyarakat”. Kata Arwil Dayanto.

Sementara itu Ketua Asosiasi Pendidikan Masyarakat Indonesia APENMASI Provinsi Gorontalo Profesor Ruslin Badu berharap dengan diresmikanyan pemanfaatan Pusat Studi dan  Sekertariat APENMASI ini dapat menyelesaikan seluruh program yang menyutuh langsung kepentingan masyarakat.

‘‘ Melalui Asosiasi ini kami akan memberdayakan 18 program pemberdayaan, sehingga itu diharapkan dengan adanya Pusat studi dan Sekertariat APENMASI ini bisa dilaksanakan dengan baik”.

Ruslin Badu menambahkan, lebih kurang terdapat 18 program kegiatan penelitian dan pengabdian  termasuk didalamnya  memberdayakan masyarakat. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00