Jadikan Madrasyah Riset,Mts Negeri 1 Kota Gorontalo study Pengembangan di Kediri

KBRN Gorontalo: Mts Negeri satu Gorontalo mengikuti study pengembangan,penelitian, dan konseling di Kota Kediri. Penelitian ini untuk menjadikan Madrsyah Riset.

riset atau penelitian saat ini bukan lagi Otoritasnya Perguruan Tinggi semata. Saat ini banyak kemampuan Riset juga muncul dari siswa-siswa lembaga Pendidikan baik Dasar maupun menengah, termasuk didalamnya siswa Madrasah.program Madrasyah Riset ini pun akan menjadi program nasional, yang akan dijalankan di beberapa perwakilan madrasah di setiap provinsi. Mengaju dengan program ini Mts Negeri satu Kota Gorontalo melakukan study pengembangan penelitian dan konseling di Mts Negeri 2 Kota Kediri

Ketua rombongan study Luki Husin S.pd mengatakan, kunjungan ini untuk melihat lebih dekat tentang madrsyah ini sebagai madrasyah riset,Pasalnya Mts Negeri 1 Kota Gorontalo tahun ini menuju kota madrasyah riset.

“ kunjungan kami semata untuk melihat lebih dekat program madrsyah riset di Mts negeri 2 Kediri yang sudah memulai program ini, hasil dari study ini kami akan implementasikan di Mts negeri 1,ini terkait Mts negeri satu akan dijadikan sebagai Madrasyah Riset” Ungkap Luki.

sementara itu kepala Mts Negeri 2 Kota Kediri Drs Hadi Suseno M.pd menjelaskan menjadi madrasyah riset secara Defakto di mulai dari titik nol untuk mengembangkan kegiatannya.

 “berusaha dari titik nol untuk mengembangkan kegiatan berbasis  riset  di wadahi dalam Kir ekstra kurikuler dibidang karya ilmiah remaja, dari tahun 2005 merupakan Kir suka rela kemudian dikembangkan ke kelas tertentu atau kelas unggulan sampai tahun 2010,kemudian dari tahun 2010 hingga 2018 Kir menjadi kewajiban bagi kelas 7” jelas Hadi

Sementara itu guru pendamping Imran Nole menyampaikan rombongan yang berjumlah 22 orang ini , 18 diantaranya siswa dan 4 orang pendamping.

“Study pengembangan penelitian dan konseling di Mts Negeri 2 Kota Kediri berlangsung selama 6 hari,dan telah berkunjung di miseum Universitas Pendidikan,mesium geologi di bandung serta mengunjungi makam bung karno di blitar”Ungkap Imran

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00