Fitriyani Humokor: Kemanag Luncurkan Peta Jalan Kemandirian Pesantren

KBRN, Gorontalo  : Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Kabid Papkis) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo, Fitriyani Humokor menghadiri peresmian Ruang Kelas Baru (RKB) dan Asrama Santri Islamic Boarding School Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Madinah, Minggu (16/1/2022).

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Gubernur Gorontalo, Bupati Boalemo, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo dan Kepala Kantor Kemenag Kab. Boalemo.

Pada Kegiatan itu, Fitri mengatakan Pondok Pesantren di Provinsi Gorontalo ada 36 dimana 5 diantaranya berada di Kab. Boalemo termasuk Ponpes Modern Darul Madinah yang resmi mendapatkan izin operasional sekitar satu tahun lebih.

“Di Provinsi Gorontalo ini ada 36 Pondok Pesantren dan 5 diantaranya berada di Kab. Boalemo. Ponpes Modern Darul Madinah ini resmi mendapatkan izin operasionalnya untuk Ponpesnya memang belum lama baru seusia satu tahun lebih. Ponpes ini adalah salah satu Ponpes yang berbasis sekolah umum,” kata Fitri.

Fitri mengungkapkan Ponpes Modern Darul Madinah adalah salah satu Ponpes yang pendidikan formalnya mulai dari dasar dan menengah berbasis sekolah umum. Sedangkan yang menjadi domain untuk Kementerian Agama itu sendiri adalah Madrasah Diniyahnya.

“Ini merupakan salah satu kelebihan dan keunikan Ponpes Modern Darul Madinah yang menandakan betapa cerdasnya orang-orang di belakang Ponpes karena mampu menempatkan Ponpes ini di dua birokrasi berbeda yang dua-duanya mempunyai visi untuk Pendidikan,” ungkapnya.

“Salah satu misi Kemenag yang kemudian sedang digalakkan adalah meningkatkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas dimana terwujudnya pesantren yang memiliki sumber daya ekonomi yang kuat dan berkelanjutan sehingga dapat menjalankan fungsi pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat dengan optimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fitri juga menyampaikan bahwa Kemenag sudah meluncurkan peta jalan menuju kemandirian Ponpes yang bertujuan untuk mengembangkan Pondok Pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan tetapi juga sebagai pergerakan ekonomi yang diharapkan dapat menopang kebutuhan operasional Pondok Pesantren sekaligus membantu perekonomian lingkungan sekitarnya.

“Dengan adanya peta menuju kemandirian Ponpes ini diharapkan Kemenag hadir ditenga-tengah eksistensi Pondok Pesantren, sehingganya Fitri berharap Ponpes Modern Darul Madinah ini maju terus menjadi basis pendidikan, dakwah, sosial dan sebagai lembaga kontrol sosial,” tutur Fitri.

“Kami juga berharap Ponpes Modern Darul Madinah ini menjadi garda terdepan untuk peningkatan moderasi beragama yang sekarang ini menjadi tugas utama Kemenag,” tandasnya. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar