Kanwil Kemenag Gelar FDG Dan Capacity Building Bagi Guru PAI

KBRN, Gorontalo : Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo melalui Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Capacity Building. Kegiatan yang dilaksanakan Villa Kencana Bolihutu'o Kabupaten Boalemo, Kamis (25/11/2021) diikuti  70  Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dasar  Menengah se-Provinsi Gorontalo, Kepala Seksi PAPKIS Kabupaten/Kota, serta Pengawas PAI. 

Kepala Bidang PAPKIS Kemenag Provinsi Gorontalo Hj. Fitriyani Humokor seusai kegiatan itu menuturkan,  maksud dan tujuan kegiatan FGD dan Capacity Building  bagi Guru Pendidikan Agama Islam salah satunya menggerakan Moderasi beragama di sekolah umum yang saat ini menjadi program unggulan Kementerian Agama. Kabid Papkis mengutarakan, kegiatan kali ini dikemas dalam bentuk FGD dan Uotbound yang diharapkan para peserta dapat menginternalisasikan apa yang didapatkan selama kegiatan tersebut dan  mengaplikasikannya bagi siswa sekolah umum.

 “Maksud dari kegiatan ini adalah guru-guru Agama Islam di sekolah umum itu merupakan penggerak untuk menggerakan Moderasi beragama di sekolah umum yang belakangan ini menjadi fokus Kementerian Agama  atau program yang diunggulkan dalam kegiatan Kementerian Agama,  tetapi kami kemas dalam bentuk FGD dan Uotbound yang diharapkan dengan trikmen ini akan lebih menginternalisasikan dan lebih dapat apa yang kita rencanakan dan guru-guru PAI ini akan mendesiminasi dan mengaplikasikannya bagi siswa sekolah umum,”

“Kaitannya dengan kegiatan hari ini kami mengambil sebentuk kegiatan FGD dan  Uotbound  yang kami beri tema Meneguhkan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam melalui Focus Group Discussion dan Capacity Building,” tambah Fitriyani. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Boalemo Dr. Sabara Karim Ngou menyampaikan apresiasi dan merasa bangga karena kegiatan  Focus Group Discussion (FGD) dan Capacity Building bagi Guru PAI dipusatkan di Daerah itu. Menurut Sabara, kegiatan FGD yang dikemas dengan kegiatan Uotbound kali ini  guna memberikan penguatan mental bagi guru PAI dengan hal-hal yang bisa merefresh diri  selama pelaksanaan PTM dimassa pandemic Covid-19.  

“ Kami sangat berterima kasih dan berbangga bahwa FGD dan Uotbound dilakukan di Kabupaten Boalemo dan tentu saya juga menyaksikan sendiri keceriaan dari pada guru-guru yang selama ini berkecimpung dalam rangka PTM di erapandemi dan hari ini mereka direfresing dengan Uotbound sehingga mereka butuh kerjasama. Kalaupun Uotbound ini bersifat Game tetapi punya kreatifitas punya kecakapan dalam rangka untuk menyatukan satu langkah tujuan dalam kebersamaan dalam rangka untuk bisa menciptakan suatu tujuan,” ungkap Sabara seusai menutup kegiatan tersebut.

Dirinya berharap, setelah mengikuti kegiatan ini  seluruh peserta bisa merefresh dirinya, sehingga ketika kembali berkutat dengan segala rutinitasnya, dapat menciptakan inovasi-inovasi baru dalam dunia pendidikan.  

Kegiatan  FGD dan Capacity Building kali ini setiap Daerah mengirimkan peserta dan untuk Kota Gorontalo mengutus  22 orang peserta, Kabupaten Gorontalo 9 orang, Boalemo 15 orang, Pohuwato 12 orang serta Kabupaten Bone Bolango dan Gorontalo Utara mengirimkan 6 orang peserta. Pada kegiatan itu, Wani Tuki turut memantau proses kegiatan berlangsung.  (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar