Cegah Pernikahan Dini, Kemenag Bonebol Gelar Bimwin

KBRN Gorontalo:  Menekan angka pernikahan usia dini di Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Kakandepag Bone Bolango Melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Remaja Usia Sekolah  

 Kegiatan diselenggarakan di gedung aula Kemenag Bonebol,   dan diikuti 80 siswa-siswi yang merupakan peserta angkatan ke V, berasal dari SMAN 1 Tapa, SMAN 1 Kabila, SMAN 1 Suwawa, SMKN 1 Suwawa.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bonebol Arfan A. Tilome hadir sebagai pemateri menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum menempuh pernikahan dan materi tentang pengembangan diri seorang mukmin.

Ia menjelaskan menurut regulasi yang ada, bahwa persyaratan menikah harus berusia minimal 19 tahun, akan tetapi dihimbau aturan ini tidak menjadi acuan peserta didik untuk segera menikah tapi harus meprioritaskan penyelesaian pendidikannya terlebih dahulu.

“Berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2019 dalam pasalnya menetapkan, pasangan nikah setidaknya berumur paling rendah 19 tahun untuk pria dan wanita, tapi sebaiknya menikah harus di atas usia 20 tahun karena dalam membina sebuah keluarga harus membutuhkan ilmu dan kedewasaan,” ujar Arfan

“Orang yang sudah siap menikah juga harus memenuhi “syarat mampu” yakni selain usia yang cukup, ia sudah memahami kewajiban dan hak sebagai pasangan suami isteri serta memiliki biaya yang cukup,” lanjutnya

Sehingga Kakankemenag menekankan melalui kegiatan Bimwin tersebut seluruh peserta bisa memahami pencegahan pernikahan dini dan bisa fokus untuk menyelesaikan semua jenjang pendidikan.

Selanjutnya materi tentang pengembangan diri dijelaskan Kakankemenag dihadapan peserta, bagaimana menjadi pribadi yang baik menurut pandangan islam yang harus memiliki 10 sifat diantaranya Salimul Aqidah (aqidah yang bersih), Shahihul Ibadah (rajin beribadah), Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh), Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani), dan Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berpikir).

“5 sifat selanjutnya yang harus dimiliki seorang mukmin yaitu Mujadatul Linafsihi (selalu berjuang melawan hawa nafsu), Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu), Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan), Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri), dan terakhir Nafi’un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain),” ungkap Arfan.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar