Dualisme Pengurus Pertina Gorontalo? KONI diminta Turun Tangan

KBRN, Gorontalo:  Pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Pertina Gorontalo yang berlangsung kemarin, Kamis (20/06) mendapat penolakan  dari sebagian Pengurus pertina Gorontalo.  Selaku Pengurus lama Abdul Muin Sakali  memertanyakan keabsahan Musprov tersebut karena menurutnya tidak sesuai prosedur. Muin mengakui, dalam kepengurusan Pertina telah terjadi dualisme dimana pihak pertama telah melaksanakan Musprov sedangkan pihaknya juga sementara menyusun persiapan Musprov.

“Saya terus terang merasa kaget dengan pelaksanaan Musprov karena malam ini kami sudah jadwalkan rapat pembentukan Panitia Musprov. Ternyata dalam pengurus Pertnia telah terjadi dualisme,” ungkap Muin Sakali

Ia juga menyoroti tentang keabsahan dari Musprov tersebut karena misalnya dalam surat menyurat harus ditanda tangani secara hirarki oleh pengurus resmi.

“Kami sudah menyampaikan ini agar KONI dapat memediasi kedua pihak untuk membicarakan bagaimana kita membentuk panitia pelaksanaan Musprov Pertina Gorontalo”, ujarnya

Sementara itu, dihubungi terpisah, Sekretaris 1 KONI Provinsi Gorontalo Abdullah Pala mengatakan KONI siap melakukan mediasi untuk menyelesaikan persoalan ini. Adipala   berharap agar pihak Muin Sakali dapat menyurat ke Pengurs Besar Perita meminta jalan keluar agar hal itu dapat ditindak lanjuti oleh KONI Provinsi Gorontalo 

“ Kami menyerankan agar Pak Muin Sakali mengirim surat ke Pengurus Besar (PB) Pertina dan kita KONI akan memediasi itu  dengan mengundang kedua kubu,’’ungkap Adipala.

Selaku Sekretaris Tim 7 Abdullah Pala berharap, masalah ini dapat segera tuntas mengingat jadwal Pra PON juga semakin dekat.

"Pengurus Cabor yang bermasalah atau keabsahannya tidak berlaku lagi, KONI sudah  berkomitmen tidak akan mengikutkan pada Pra PON dan memberikan biaya,"imbuhnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00