Pelatih Sepak Takraw Siapkan Atlet PON 2025

Foto Bobi

KBRN,Gorontalo:Cabang Olahraga Sepak Takraw Gorontalo sukses mempersembahkan prestasi gemilang di Pekan Olahraga Nasional(PON) Ke XX 2021 Papua.

Di ajang Olahraga tertinggi empat tahunan ditanah Air tersebut, sepak takraw Gorontalo memboyong dua medali emas dari dua nomor yang diikuti Inter regu dan Double Ivent.

Torehan medali ini sekaligus mempertahkan prestasi yang dicapai pada PON di Jawa Barat 2016 lalu.

Pelatih sepak Takraw Gorontalo Herson Taha mengaku keberhasilan ini menjadi tantangan kedepan karena dalam filosofi lebih baik merebut dari pada mempertahankan.

 Langkah yang harus dilakukan melalui pembinaan secara berjejang disertai ivent sehingga akan melahirkan generasi penerus atlet senior, Sabtu(23/10/2021).

"Saat ini kita memiliki stok atlet yang banyak, atlet yang dibina di PPLP  rata-rata kelahiran 2004 dan memiliki kualitas yang sama dengan atlet senior, hanya saja potensi ini harus ditunjang dengan ivent sebagai ajang evaluasi pembinaan, sehingga diharapkan KONI mengambil peran untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Daerah PORDA,” jelasnya.

Herson Taha mengungkapkan PON ke 21 digelar 2025 mendatang artinya, Tahun 2023 sudah memasuki Pra Kualifikasi PON. Waktu dua tahun yang tersisah ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menciptakan atlet berkualitas.

 PON 2025 yang akan digelar di Sumatera Utara dan Aceh ini, diwacanakan akan dilakukan pembatasan usia maksimal 27 atau 25 tahun, sehingga secara otomatis pemain senior seperti Hendra Pago dan Abd.Halim Raji’u yang merupakan pemain nasional tersebut, tidak terakomodir lagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00