Uang Pecahan Logam di Gorontalo Kurang Dibelanjakan, Sekitar 12 Milyar Mengendap di Masyarakat

KBRN, Gorontalo : Bank Indonesia (BI) menyalurkan uang pecahan logam Rupiah di Gorontalo mencapai 2 milyar lebih.  Namun arus perputaran uang logam tersebut masih perlu didorong. Bagaimana tidak dari Rp. 2 Miliar uang logam yang keluar dari kas Kantor Perwakilan Bank Indonesia   Gorontalo, hanya sekitar 12 Jutaan yang kembali.  Kepala Perwakilan BI Gorontalo Budi Widhi Hartanto mengutarakan, ini mengindikasikan, uang rupiah logam tersebut hanya mengendap di rumah-rumah dan tidak dibelanjakan lagi oleh masyarakat.

“Kami sedang membuat kajian lebih mendalam tentang pemanfaatan uang logam ini di Gorontalo. Kami juga minta dukungan kalian (wartawan) untuk mendorong penggunaan uang logam selain kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat,”kata Budi Widhi Hartanto, Senin (10/2/2020)

Kepala BI Gorontalo Budi Widhi Hartanto mengungkapkan Bank Indonesia sedang membuat kajian tentang pemanfaatan uang logam ini di Gorontalo. Ia juga mengakui fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Gorontalo saja, melainkan di seluruh Indonesia.    

“Uang pecahan kecil masih sangat dibutuhkan masyarakat untuk melakukan transaksi, terutama bagi para peritel modern,” pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00